WartaKota/

Pembangunan Jembatan Teuku Umar Berimbas Pengalihan Arus Lalu Lintas

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang akan melakukan peninggian badan jalan Teuku Umar sepanjang kurang lebih 200 m.

Pembangunan Jembatan Teuku Umar Berimbas Pengalihan Arus Lalu Lintas
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kadishub Kota Tangerang, Saiful Rohman, menjelaskan pengalihan arus lalu lintas karena imbas tahap akhir proses pembangunan Jembatan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- Dalam tahap akhir proses pembangunan Jembatan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang berimbas pada pengalihan arus lalu lintas.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang akan melakukan peninggian badan jalan Teuku Umar sepanjang kurang lebih 200 m.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kadishub Kota Tangerang, Saiful Rohman. Hal itu dilakukan untuk menghindari dampak di antaranya efek konstruksi bagi keselamatan pengguna jalan dan kemacetan.

Kadishub Kota Tangerang, Saiful Rohman, menjelaskan pengalihan arus lalu lintas karena imbas tahap akhir proses pembangunan Jembatan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang.
Kadishub Kota Tangerang, Saiful Rohman, menjelaskan pengalihan arus lalu lintas karena imbas tahap akhir proses pembangunan Jembatan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu penutupan Jalan GJA – Teuku Umar selama kurun waktu satu bulan efektif pada Sabtu, 16 September 2017 pukul 01.00 WIB dini hari hingga Minggu, 15 Oktober 2017 pukul 00.00 WIB," ujar Saiful Rohman saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Senin (11/9/2017).

Hal tersebut disampaikan sebagai keputusan Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Kadishub Kota Tangerang dan juga dihadiri oleh stakeholder terkait.

Seperti pihak Polrestro Tangerang, DPC Organda, Appindo Kota Tangerang dan operator angkutan bus kota seperti PT Transjakarta, DSU, Mayasari Bhakti dan Arimbi Jaya Agung.

"Dengan ditutupnya jalan tersebut, maka pengalihan arus lalu lintas adalah sebagai berikut," ucapnya.

1. Jalan alternatif yang dapat digunakan bagi lalu lintas kendaraan dari arah Bandara/ Jl. Daan Mogot/ Sudirman/ Tangcity yang melintas Cikokol menuju ke Jalan Imam Bonjol (LIPPO Karawaci/ Palem Semi/ Perumnas/ arah simpang Shinta/ arah Simpang Gerendeng) adalah sebagai berikut :

a. Bagi kendaraan mobil penumpang, angkot dan sepeda motor diiarahkan melalui jalan MH, Thamrin selanjutnya berputar arah di U-Turn Argo Pantes/Transmart melintas ke arah Jalan/Jembatan Lim Soei Liong/Baru menuju ke Jalan Imam Bonjol atau via tol Jakarta - Merak;

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help