Kebakaran

Material Bekas Kebakaran Benhil Diperkirakan Mencapai 300 Meter Kubik

Risart Sehertian mengatatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 20 unit truk sampah untuk mengangkut material sisa kebakaran.

Material Bekas Kebakaran Benhil Diperkirakan Mencapai 300 Meter Kubik
Rangga Baskoro
Proses pembersihan puing-puing sisa kebakaran dipantau langsung oleh Camat Tanah Abang, Dedi Darsono pada Minggu (10/9). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat membersihkan material bekas kebakaran di permukiman padat penduduk Jalan Pam Lama, RT 15 RW 06 Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kepala Seksi Pengelolaan dan Limbah B3, Risart Sehertian mengatatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 20 unit truk sampah untuk mengangkut material sisa kebakaran.

"Kami kerahkan sebanyak 20 unit truk sampah dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat untuk mengangkut puing-puing sisa kebakaran," ungkap Risart saat dikonfirmasi, Minggu (10/9).

Proses pembersihan puing-puing sisa kebakaran dipantau langsung oleh Camat Tanah Abang, Dedi Darsono (tengah), pada Minggu (10/9).
Proses pembersihan puing-puing sisa kebakaran dipantau langsung oleh Camat Tanah Abang, Dedi Darsono (tengah), pada Minggu (10/9). (Rangga Baskoro)

Material puing-puing sisa kebakaran, sambung Risart, seluruhnya akan dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Material bekas kebakaran diperkirakan mencapai 300 meter kubik yang akan dibuang," ucapnya.

Pengangkutan material sisa kebakaran diperkirakan baru bisa rampung dalam satu minggu.

Kekuatan petugas sebanyak 20 orang dikerahkan untuk membantu pengangkutan.

"Jumlah kendaraan yang dikerahkan juga dapat berubah," tutupnya.

Sebelumnya, terjadi kebakaran di permukiman padat penduduk Jalan Pam Lama, RT 15 RW 06 Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (9/9) kemarin.

Penyebab kebakaran yang mendampak sebanyak 350 jiwa itu, disinyalir diakibatkan oleh korsleting listrik. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved