WartaKota/

Ke Cirebon Cicipi Empal Gentong Asam Tanpa Santan

Cirebon masih punya kuliner empal gentong spesial yang tanpa santan. Sama lezatnya dan tak bikin takut kolesterol melesat.

Ke Cirebon Cicipi Empal Gentong Asam Tanpa Santan
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Berbeda dengan empal gentong, hidangan ini disebut empal asem, yang juga merupakan kuliner khas Cirebon, di Sate Kambing Muda Haji Apud. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Bagi Anda penikmat empal gentong, tetapi takut dengan kolesterol. Jangan khawatir, Cirebon masih punya kuliner sejenis yang sama lezatnya, tapi tanpa santan.

Ialah empal asam, kuliner yang sama berbahan dasar daging sapi ini memiliki ciri khas rasa asam bercampur gurihnya rempah. Salah satu yang KompasTravel coba saat rangkaian acara Ibis Budget Cirebon, ialah empal asam H. Apud.

Untuk mengobati rasa penasaran saya, empal asam menjadi pilihan utama. Isian yang dipilih tentu daging sapi, walaupun Anda dapat juga memilih isi babat, usus dan kikil.

Sesuai dengan namanya, empal asam ini begitu segar saat kuahnya disruput. Namun, asam yang terasa cenderung ringan tidak seperti sayur asam. Mungkin ini karena asam yang dihasilkan dari belimbing wuluh, bukan asam jawa, juga rempah yang tetap membalut rasanya.

Sang pemilik yang merupakan generasi ketiga dari kakeknya sang pelopor kuliner, Husen Agung (34) mengatakan memang ada perbedaan di komposisi kuah empal asam dan empal gentong selain belimbing wuluhnya.

Namun soal daging, ia tidak mau ambil risiko, tetap dipilih yang terbaik, sama seperti empal gentong.

" Empal asam pake belimbing wuluh, lalu tidak pake kunyit dan santan. Untuk penggantinya pake ketumbar, dan beberapa rempah lainnya masih sama," kata Husen saat disambangi KompasTravel di sela-sela acara launching Ibis Budget Cirebon, Selasa (5/8/2017). 

Untuk bagian dagingnya, ia memakai daging bagian lamusir atau paha belakang sapi yang bersih dari lemak. Selain itu, untuk yang sedikit berurat dan lemak, ia menggunakan daging sisi bagian pundak sapi.

Opsi isian daging di sini memang lebih favorit dari usus, babat, dan kikil.

"Empal asam ini pertama terkenal tahun 2002, dulu awalnya kedai pusat H. Aput yang di Jalan Juanda, sampai sekarang yang jual empal gentong pasti jual empal asam juga buat alternatif yang tidak suka santan," ungkap Husen.

Tempat kuliner khas Cirebon ini memang sudah cukup terkenal. Nama Kedai Empal Asam dan Empal Gentong H Apud sudah tersebar di tiga cabang di sekitar Kota Cirebon, antara lain Jalan Tujuh Pahlawan Revolusi (Tuparev), Jalan Juanda atau biasa disebut Plered, dan kawasan Batik Trusmi.

Bagi yang ingin menantang kelezatan empalnya, Anda bisa datang ke kedai ini mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Satu porsi empal gentong ataupun asam Rp 23.000. Tersedia juga sate kambing muda, satu porsi 10 tusuk Rp 40.000, juga lengko khas Cirebon Rp 15.000.

Dikutip dari Kompas.com dengan judul 'lezatnya-empal-asem-cirebon-ini-empal-gentong-tanpa-santan-'

Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help