WartaKota/

​​Jumlah Pasien Terapi Rumatan Metadon Mantan Pecandu Narkoba di Bekasi Diprediksi Naik

Jumlah pasien terapi rumatan metadon di Kota Bekasi diprediksi bakal mengalami peningkatan hingga akhir 2017.

​​Jumlah Pasien Terapi Rumatan Metadon Mantan Pecandu Narkoba di Bekasi Diprediksi Naik
TRIBUNNEWS
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Jumlah pasien terapi rumatan metadon di Kota Bekasi diprediksi bakal mengalami peningkatan hingga akhir 2017.

Sebab, sampai awal September 2017 saja, jumlah pemakai obat analgesik untuk merawat kecanduan dari heroin dan putau ini mencapai 53 orang. Sementara, di akhir tahun lalu, jumlah pasien menembus 57 orang.

"Bertambahnya jumlah terapi karena petugas selalu melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Kusnanto Saidi, Jumat (8/9/2017).

Baca: Iriana Cuma Mau Diajak Jokowi ke Universitas Ini

Kusnanto mengatakan, 57 pasien itu masuk dalam Program Terapi Rumatan Metadon (RPTM) yang dikelola pemerintah. Mereka harus rutin mengonsumsi obat tersebut setiap hari di tempat yang disediakan.

"Mereka mengonsumsi obat itu di RSUD Kota Bekasi dan Puskesmas Pondok Gede," ujarnya.

Saat mengonsumsi obat itu, mereka harus diawasi oleh petugas. Obat ini juga tidak dijual sembarangan, karena hanya diperuntukkan bagi orang yang ingin sembuh dari narkoba.

Baca: Ini Alasan PDIP Belum Deklarasikan Jokowi di Pilpres 2019

"Mereka juga diberi pendampingan konseling selama proses penyembuhan," jelasnya.

Menurut Kusnanto, mantan pengguna narkoba yang ingin sembuh, tidak bisa begitu saja langsung berhenti mengonsumsi obat. Ada mekanisme yang harus ditempuh, salah satunya adalah terapi metadon.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help