Nenek Pengantong Sedotan Bersyukur Dapat Program Bedah Rumah Polres Tangsel

Sehari-hari penghasilan nenek Siti berasal dari kerjaannya mengantongi sedotan kedalam plastik yang dibayar perkarungnya Rp 4.000.

Nenek Pengantong Sedotan Bersyukur Dapat Program Bedah Rumah Polres Tangsel
Alija Berlian Fani
Nenek Siti, Kapolres Tangsel Fadhli, Herniatie di Kampung Pocis, Tangsel, Kamis (7/9/2017) 

WARTA KOTA, SETU - Siti Aminah (60) merasa senang telah menjadi salah satu warga yang mendapatkan program Bedah Rumah kerjasama antara Polres Tangerang Selatan (Tangsel), Kodim 0506, dan Herniatie Center.

"Saya udah dikasih gini aja alhamdulillah, ini aja udah lebih dari cukup, kalau dibagi lagi alhamdulillah, kalau ga ya cukuplah," ungkap Siti pada wartakotalive.com di kediamannya di Kampung Pocis, Tangsel, Kamis (7/9/2017).

Ia menceritakan pada awalnya rumah yang ditempatinya mengalami kebocoran cukup parah, genteng sudah tidak dapat menahan air lagi ketika hujan.

Melihat kondisi tempat tinggalnya yang memperihatikan, adik iparnya mulai berinisiatif untuk merekomendasikan rumah nenek Siti ikut dalam program bedah rumah.

Tidak lama setelah pendaftaran, perwakilan tim dari program bedah rumah Polres Tangsel datang untuk melakukan pengecekan dan pengambilan gambar kondisi rumah saat itu.

Sehari-hari penghasilan nenek Siti berasal dari kerjaannya mengantongi sedotan kedalam plastik yang dibayar perkarungnya Rp 4.000.

"Saya kerja melastikin sedotan, sedotan plastik yang buat minum itu nanti di masuk ke kantongnya. Sehari bisa 3 karung, satu karungnya Rp 4 ribu," jelasnya.

Dengan penghasilan perhari sekitar Rp 12.000, membuatnya bingung bagaimana mendapat kan uang lebih agar bisa membetulkan rumahnya.

Ia tinggal bersama seorang anak perempuan yang bekerja srbagai prmbuat bingkai foto dan satu orang cucu di rumah yang luasnya sekitar 50 meter persegi. (Alija Berlian Fani)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help