BPOM Gerebek Gudang Penimbunan Mie Instan Kadaluarsa di Tangerang

Diduga pabrik tersebut mengolah makanan kedaluarsa menjadi pakan ternak. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Balai Besar POM Provinsi Banten

BPOM Gerebek Gudang Penimbunan Mie Instan Kadaluarsa di Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- Tim gabungan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017).

Gudang yang disantroni petugas tersebut yakni CV Horindo, pabrik pakan ternak yang berlokasi di Kampung Sawah Besar, RT 12 / RW 05, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Diduga pabrik tersebut mengolah makanan kedaluarsa menjadi pakan ternak. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Balai Besar POM Provinsi Banten, Nurjaya Bangsawan.

Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017).
Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Ia menjelaskan penggerebekan ini berawal dari laporan anggota Koramil 03/Mauk yang mengadukan adanya peredaran mie tanpa merek. Setelah disisir ternyata mie kedaluarsa tersebut berasal dari pabrik itu.

Di lokasi, petugas tak bisa menemui Dodo, sang pemilik pabrik. Tim BPOM juga meminta pekerja pabrik menunjukan lokasi tempat penyimpanan seluruh makanan kedaluarsa yang diedarkan ke pasar.

Saat memasuki gudang tersebut, BPOM melihat banyak tumpukan makanan kedaluarsa. Di antaranya biskuit, permen dan jenis makanan ringan lainnya.

Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017).
Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

”Gudang besar yang dilakukan penggerebekan. Orang masuk saja susah, padat,” ujar Nurjaya pada Kamis (7/9/2017).

Ia menambahkan pihaknya juga meminta keterangan sang kepala gudang bernama Herawati. Dari hasil pemeriksaan, diketahui mi instan itu dipasok dari gudang PT Indomarco.

”Cuma bumbu dan penyedap lainnya dipisahkan,” ucapnya.

Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017).
Tim gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Banten, Polresta Tangerang dan TNI saat menggerebek gudang penimbunan mi instan kadaluarsa pada Kamis (7/9/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help