Sejumlah 50 Bangunan Liar di Pasar Mitra Dibongkar Petugas untuk Kembalikan Fungsi Saluran Air

Bangunan liar yang ada sudah berdiri sejak tahun 1994. Baru sekarang, ditertibkan.

Sejumlah 50 Bangunan Liar di Pasar Mitra Dibongkar Petugas untuk Kembalikan Fungsi Saluran Air
Warta Kota/Bintang Pradewo
Pembongkaran itu melibatkan sejumlah petugas gabungan, mulai dari 30 personel Satpol PP, 37 petugas Suku Dinas Sumber Daya Air, tujuh petugas Dinas Lingkungan Hidup, 30 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), enam personel polisi, tiga personel TNI, serta masing-masing tujuh petugas Dinas Perhubungan, perangkat kelurahan dan kecamatan. 

WARTA KOTA, TAMBORA -- Sejumlah 50 bangunan liar milik pedagang sayur mayur di dekat Pasar Mitra, Jalan Sawah Lio 1 RW 01, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/9/2017) dibongkar aparat Satpol PP.

Hal ini dilakukan dalam rangka refungsi saluran air dan jalan.

Puluhan petugas dari Satpol PP Kecamatan Tambora, PPSU dibantu TNI dan Polri bersiaga di lokasi penertiban sepanjang 100 meter itu.

Setidaknya, ada 50 bangunan semi permanen dari para pedagang yang dihancurkan petugas menggunakan sebuah alat berat berupa Becko.

Becko berwarna kuning langsung menggilas satu persatu bangunan yang berada di atas saluran tersebut. Tidak ada perlawanan dari pedagang saat penertiban tersebut.

Kepala Satpol PP Kecamatan Tambora Ivan Sigiro mengatakan, sebanyak 50 bangunan liar dan 29 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) liar dibongkar.

Pembongkaran itu dilakukan lantaran keberadaannya di atas saluran air.

"Penertiban ini dalam rangka normalisasi saluran dan pengembalian jalan," kata Ivan saat ditemui di Jalan Sawah Lio 1 RW 01, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/9).

Menurutnya, pedagang tidak akan direlokasi.

Namun, sesuai rencana pedagang akan mengajukan lokasi itu menjadi Loksem PKL.

Halaman
12
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help