WartaKota/

229 Anak Lolos Tahap Awal Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017

Sebanyak 229 orang anak dari 704 peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang digelar PB Djarum berhasil melewati tahap penyaringan.

229 Anak Lolos Tahap Awal Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017
Antaranews.com
Para peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang digelar PB Djarum tengah menunggu giliran unjuk aksi di tahap awal atau tahap screening (penyaringan) yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (5/9/2017) 

WARTA KOTA, MATRAMAN -- Sebanyak 229 orang anak dari 704 peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang digelar PB Djarum (Perkumpulan Bulu Tangkis Djarum) berhasil melewati tahap screening atau tahap penyaringaan yang berlangsung di Kota Kudus, Jawa Tengah, Selasa ini.

Tahap screening ini terbagi atas kelompok usia 11 tahun (U-11) putra dan putri serta kelompok usia 13 tahun (U-13) putra dan putri.

Mereka yang berhasil lolos tahap screening di kelompok U-11 sebanyak 32 peserta putri dan 64 peserta putra. Sedang mereka yang lolos di kelompok U-13 sebanyak 32 peserta putri dan 101 peserta putra.

Tahap screening ini disupervisi secara langsung oleh tim pencari bakat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017. Mereka adalah para pebulutangkis berkelas dunia di masa lalu seperti Liem Swie King, Christian Hadinata, Ade Chandra, Johan Wahyudi, dan Ivana Lie.

Selain mereka juga ada Hariyanto Arbi, Antonius Budi Ariantho, Denny Kantono, Maria Kristin, Hastomo Arbi, Sigit Budiarto, Kartono, Yuni Kartika, Basri Yusuf dan Engga Setiawan.

Menurut Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, waktu untuk tahap screening ini pendek, yakni hanya 10 menit. Karena itu Fung, tahap ini belum bisa digunakan untuk melihat terjadinya persaingan antarpemain.

"Dari waktu yang pendek ini rasanya belum bisa melihat adanya persaingan antarpemain," jelas Fung. "Nanti di tahap pertandingan, mungkin bisa melihat satu persaingan yang lebih ketat," sambung pebulu tangkis nasional era 1990-an ini.

Dia juga menjelaskan, tahap screening ini digelar untuk mengetahui teknik dasar bermain bulutangkis. Keputusan lolos atau tidak lolos, tidak berdasarkan atas hasil menang atau kalah dalam permainan.

"Yang dijadikan tolak ukur adalah teknik dan daya juang peserta," ujar Fung Lagi. "Nanti di tahap turnamen baru bisa terlihat siapa yang terbaik di antara mereka," tambah pria ini.

Para peserta yang lolos tahap ini akan melangklah ke tahap kedua yang berlangsung esok hari di GOR Djarum, Jati, Kudus. Pada tahap ini diberlakukan sistem gugur.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help