Trotoar Ramah Pengguna Highheels dan Disabilitas di Jakut Dibangun Lebih Luas

Sudin Bina Marga Jakarta Utara, diketahui di akhir November 2017 ini akan merampungkan sebuah proyek pembangunan 12 spot trotoar di Jakarta Utara.

Trotoar Ramah Pengguna Highheels dan Disabilitas di Jakut Dibangun Lebih Luas
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Jajaran Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Utara, diketahui di akhir November 2017 ini akan merampungkan sebuah proyek pembangunan 12 spot trotoar di Jakarta Utara, yang anggarannya pun senilai Rp 42 Miliar. 

Laporan Wartawan Warta Kota Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Jajaran Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Utara, diketahui di akhir November 2017 ini akan merampungkan sebuah proyek pembangunan 12 spot trotoar di Jakarta Utara, yang anggarannya pun senilai Rp 42 miliar.

Diketahui, pembangunan trotoar di yang dibangun di enam Kecamatan Jakarta Utara itu, merupakan trotoar yang ramah untuk wanita pengguna highheels, serta penyandang disabilitas.

Dikatakan Kepala Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Sudin Bina Marga Jakarta Utara, mengatakan trotoar kali ini dibangun lebih luas.

Tak hanya itu, pada dataran trotoar itu nanti dibangun lebih kuat dibanding trotoar sebelumnya.

"Trotoar tersebut juga bakal diperlebar dengan tujuan membuat rasa nyaman dimanfaatkan di para pejalan kaki. Jika sebelumnya trotoar itu berkisar dua meter, saat ini trotoar punya lebar sekitar 3,5 meter. Pelebaran di trotoar tersebut menggunakan 'exsisting' atau juga di lajur sisa jalan. Sehingga tak sedikit pun kurangi lajur di jalan yang sudah ada. Sehingga, tak timbulkan kemacetan. Bahannya itu 'floor hardener' serta 'stamp concrette'. Bahan itu, membuat trotoar lebih padat dan tidak mudah hancur. Sebelum itu kan berbahan blok. Itu tak tahan lama," kata Libertus, Senin (4/9/2017).

Ia juga mengatakan, dua belas spot trotoar di Jakarta Utara nanti akan dibangun lebih rapih dibanding sebelumnya. Bahan 'Floor Hardener' dan 'Stamp' membuat permukaan pada trotoar itu nampak lebih rata dan tidak miliki bercelah.

"Kualitas trotoar ini lebih Bagus dibandingkan sebelumnya. Permukaan trotoar akan bermotif ombak dengan paduan warna antara lain yaitu kuning, hijau, merah dan abu-abu. Tetapi, tidak menyampingkan jalur penyandang disabilitas. Permukaan trotoar juga tak bercelah nantinya. Mempermudah wanita bersepatu 'highheels' di saat berjalan di atas trotoar. Biasanya, mereka enggan melintas trotoar, akibat hak sepatunya kerap terselip pada sela permukaan trotoar itu ya," paparnya kembali.

Pembangunan trotoar ini juga, lanjut Libertus,
difokuskan pada penutup utilitas atau kabel di bawah tanah atau trotoar. Hal itu, permudah di perusahaan kala membongkar utilitasnya.

"Jadi terlihat lebih rapih. Pekerja utilitas itu kan kadang kalau mau bongkar kabel utilitas harus bongkar trotoar. Ini malah enggak. Justru pada kotak-kotak merah di trotoar itu kita bangun di trotoar agar memudahkan pekerja utulilitasnya ya. Jadi tinggal buka tutup saja," ungkapnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved