WartaKota/

Pelaku Penembakan Suar Roket di Stadion Sempat Berusaha Hilangkan Barang Bukti

Pelaku penembakan suar roket, ARP alias Rico, di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi sempat berusaha menghilangkan barang bukti.

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriadi, mengatakan penembak suar roket, ARP alias Rico (25) di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Sabtu (2/9) petang yang menewaskan Catur Juliantono, sempat berusaha menghilangkan barang bukti.

Rico dikatakan sempat membakar kaos warna hitam yang dikenakannya ketika menyalakan dan meluncurkan suar roket sesuai untuk mengecoh polisi.

"Karena tahu korban Catur Juliantono (33) meninggal dunia, tersangka berusaha menghilangkan jejak. Bahkan dia sempat kabur ke rumah bibinya di Bekasi Timur," ujar Dedy pada Senin (4/9).

Suporter Timnas Indonesia, Catur Juliantono (33) meregang nyawa setelah pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia melawan Fiji usai pada Sabtu (2/9) petang.

Saat wasit meniup pluit tanda berakhirnya pertandingan, tiba-tiba suar rocket yang dilepas Rico di tribun selatan melesat ke arah Catur di tribun selatan stadion tersebut.

Dengan cepat, api membakar wajah sebelah kiri Catur sehingga ia tak sadarkan diri. Oleh petugas keamanan dan teman-temannya, Catur dilarikan ke RS Mitra Bekasi Barat yang bersebelahan dengan stadion. Namun Catur tewas terlebih dulu karena tak mampu menahan luka bakar di wajah kirinya.

Meski dilakukan secara tidak sengaja, kata Dedy, perbuatan tersangka tetap masuk dalam ranah pidana. Dia dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

Kepada polisi, tersangka mengaku melepas suar roket dari kursi 17 D tribun selatan. Sementara saat itu, korban Catur duduk di kursi 12 B tribun timur. Saat suar roket menyala, tersangka bermaksud mengarahkan roketnya ke arah lapangan. Namun bukannya mengarah ke lapangan, roket keburu meluncur ke arah korban.

"Bunga api kemudian mendarat di wajah kiri korban hingga mengenai matanya. Korban seketika tewas, karena api mengenai organ vital," jelas Dedy.

ARP alias Rico ternyata warga Kota Bekasi. Hal itu diketahui setelah Rico (25) ditangkap polisi di rumahnya Perumahan Bekasi Timur Regency, Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (3/9) malam.

"Tersangka berinisial ARP alias Rico (25) warga Kota Bekasi," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, Senin (4/9/2017).

Sebelumnya diberitakan Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menyatakan telah mengidentifikasi kelompok terduga pelaku penembak suar atau petasan ke arah Catur Juliantono di Stadion Patriot Candrabhaga Sabtu (2/9) petang.

Kelompok yang menembakkan suar ke arah korban yang kemudian tewas diduga pendukung tim nasional sepak bola Indonesia asal Solo, Jawa Tengah.

Dengan tertangkapnya Rico kini tersangka pelaku aksi penembakan roket suar di Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabtu (2/9/2017) petang tekah terungkap.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help