VIDEO: Ini yang Dilakukan Catur meski Mukanya Kesakitan Kena Petasan

Saat menahan sakit lantaran api membakar mukanya akibat terkena petasan, Catur Julianto sempat menyelamatkan dua adik iparnya yang duduk bersebelahan

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, DUREN SAWIT -- Saat menahan sakit lantaran api membakar mukanya akibat terkena petasan, Catur Julianto sempat menyelamatkan dua adik iparnya yang duduk bersebelahan saat menonton pertandingan sepakbola persahabatan antara Indonesia kontra Fiji di Stadion Patriot Bekasi.

Kejadian bermula ketika wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir di babak kedua.

Petasan dari arah Tribun Selatan langsung melaju cepat ke arah Tribun Timur tempat dimana Catur, Haikal beserta Taufik menonton pertandingan.

"Petasannya lewat di depan muka saya, tapi yang kena Om Catur," ujarnya.

Catur yang kesakitan lantaran terkena petasan di pelipis kirinya langsung mendorong Haikal dan Taufik agar tak terkena semburan api bewarna merah.

Haikal langsung menjauh sambil melihat api yang terus membakar muka Catur.

Haikal menambahkan, Catur sempat berusaha untuk memadamkan api yang membakar mukanya.

Para suporter lain juga membantu dengan cara menyiramkan air dan membuka baju Catur.

"Dia langsung dorong Taufik sama saya, biar gak kena (api). Pas padam Om Catur langsung pingsan," ujarnya.

Dibantu oleh suporter lain, Catur dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi yang terletak tepat di sebelah kompleks Stadion Patriot Bekasi.

Namun menurut dokter yang memeriksa kondisinya, Catur sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

"Pas dibawa ke rumah sakit, diperiksa sama dokter, tapi (Catur) sudah gak ada. Kata dokter sih udah meninggal pas di dalam stadion. Lukanya di pelipis kiri. Saya gak tahu meninggalnya kenapa. Tapi banyak darah yang keluar dari muka pas kejadian itu," tuturnya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved