Liga Bola Basket Putri Kembali Bergulir

Kompetisi bertajuk Liga Putri Srikandi Cup 2017 /2018 ini rencananya akan berjalan pada November 2017 sampai April 2018.

Liga Bola Basket Putri Kembali Bergulir
Tim basket putri Indonesia berhasil menjadi juara pada ajang FIBA 3x3 U18 Asia Cup 2017, di Cyberjaya, Malaysia. Pada laga final, Minggu (28/5/2017), Indonesia menang 13-6 atas Malaysia. (Kompas.com/PP Perbasi) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Banu Adikara

WARTA KOTA, SENAYAN -- Perbasi kembali menyelenggarakan kompetisi bola basket putri Indonesia.

Kompetisi bertajuk Liga Putri Srikandi Cup 2017 /2018 ini rencananya akan berjalan pada November 2017 sampai April 2018.

Koordinator Liga Putri Srikandi Cup, Deddy Setiawan pada Minggu (3/9) mengatakan, kompetisi ini dilakukan sebagai bagian untuk menyaring para pemain yang nantinya akan berlaga di Asian Games 2018.

Asian Games 2018 sendiri akan berlangsung pada 18 Agustus sampai 2 September di Jakarta dan Palembang.

"Kompetisi akan usai sebelum masuk masa pemusatan latihan untuk Asian Games 2018. Srikandi Cup akan berjalan sebanyak empat seri di kota-kota berbeda, " kata Deddy.

Deddy merinci, empat seri itu dibagi dalam tiga seri regular, dan satu seri playoff dan grand final. Total, ada delapan tim yang sudah dipastikan berlaga di Srikandi Cup.

Ia memaparkan, Seri I akan dilangsungkan di Makassar pada akhir November 2017.

Seri II akan berlanjut di Kota Surabaya Januari 2018, diikuti Seri III di Jakarta atau Tangerang Selatan pada Maret 2018, dan babak playoff dan grang final di Cirebon pada bulan April 2018.

Adapun delapan tim yang akan mengikuti Srikandi Cup adalah juara bertahan Surabaya Fever, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Merah Putih Samator Jakarta, Tanago Friesan Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Flying Wheel Makassar, dan GMC Cirebon.

Sementara itu, Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih berharap, kompetisi liga bola basket putri ini bisa memperbaiki prestasi timnas putri yang harus mengalami penurunan prestasi di SEA Games 2017 kemarin.

Finis sebagai runner up dengan medali perak pada SEA Games 2015 di Singapura, mereka hanya sanggup meraih medali perunggu di Kuala Lumpur kemarin.

“Perbasi akan mendukung dari sisi perwasitan, dan memberikan pelatihan kepada para perangkat pertandingan. Misalkan, sehari sebelum seri dimulai akan diadakan workshop dan juga mensosialisasikan peraturan FIBA terupdate supaya penyelenggaraan liga putri semakin maju, " kata Danny. (*)

Penulis: Banu Adikara
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help