Unggahannya Meresahkan, Ketua Advokat Muda Laporkan Jonru Ginting ke Polda Metro Jaya

Muannas menilai, Jonru bisa mengganggu kerukunan antar-umat beragama, lantaran kerap menyebarkan konten sentimen terhadap etnis tertentu.

Unggahannya Meresahkan, Ketua Advokat Muda Laporkan Jonru Ginting ke Polda Metro Jaya
Tribunnews.com
Jonru Ginting (baju putih) diapit anggota Polres Sikka dari Pelabuhan Lorens Say, Pulau Flores, Jumat (26/5/2017). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial.

Jonru dilaporkan oleh Ketua Advokat Muda Muannas Al Aidid, Kamis (31/8/2017). Unggahan Jonru di media sosial dianggap provokatif, yakni antara Maret sampai Agustus 2017.

Muannas menilai, Jonru bisa mengganggu kerukunan antar-umat beragama, lantaran kerap menyebarkan konten sentimen terhadap etnis tertentu.

Baca: Teten Masduki: Masa Presiden Ngurusin Jonru?

"Ini berbahaya kalau dibiarkan, karena dapat menimbulkan keresahan dan adu domba di tengah masyarakat," ujar Muannas di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (31/8/2017).

Muannas menganggap, unggahan Jonru tidak sesuai fakta.

"Dalam akun tersebut didapati update status yang menyebut antara lain artis cerai yang dibahas cadarnya, First Travel yang dibahas aksi bela Islamnya, vaksin palsu yang dibahas jilbabnya, dan masih banyak lagi. Termasuk soal tuduhan sepihak soal tidak jelasnya asal-usul Presiden serta tuduhan adanya sogokan uang kepada Nahdlatul Ulama sebesar Rp1,5 triliun dalam Perppu Ormas," beber Muannas.

Laporan Muannas diterima polisi dengan nomor LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus. Jonru dilaporkan dengan pasal 28 ayat 2 Juncto pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved