Uji Materi Ditolak MK, Gloria Natapradja Hamel: Aku Pengin Banget Pemerintah Mikirin Anak-anak

Dalam putusannya, Mahkamah menolak gugatan ibunya karena tidak beralasan menurut hukum.

Uji Materi Ditolak MK, Gloria Natapradja Hamel: Aku Pengin Banget Pemerintah Mikirin Anak-anak
Warta Kota
Gloria Natapradja Hamel 

WARTA KOTA, GAMBIR - Gloria Natapradja Hamel mengaku tetap menghormati putusan Mahkamah Konstitusi, yang menolak uji materi terkait status kewarganegaraan yang diajukan oleh ibunya, Ira Hartini Natapradja Hamel.

Dalam putusannya, Mahkamah menolak gugatan ibunya karena tidak beralasan menurut hukum. Dikonfirmasi ketika usai persidangan, Gloria berharap pemerintah memikirkan anak-anak.

"Kalau soal ini respek aja sama putusan MK. Aku pengin banget pemerintah bisa mikirin anak-anak, karena aku tahu rasanya gimana tidak dipikirin sama negara sendiri. Ayolah Indonesia! " kata Gloria di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Baca: MK Tolak Gugatan Ibunda Gloria Natapradja Hamel Soal Status Kewarganegaraan

Dalam pertimbangannya, Mahkamah menilai materi permohonan, yakni pasal 41 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan (UU 10/2016), tidak bertentangan terhadap UUD 1945.

Pasal 41 berbunyi, anak yang Iahir sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 huruf c, huruf d, huruf h, huruf I, dan anak yang diakui atau diangkat secara sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 sebelum undang-undang ini diundangkan dan belum berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia berdasarkan undang-undang ini dengan mendaftarkan diri kepada Menteri melalui Pejabat atau Perwakilan Republik Indonesia paling lambat 4 (empat) tahun setelah undang-undang ini diundangkan.

Menurut Mahkamah, frasa mendaftarkan diri pada menteri melalui pejabat atau perwakilan RI paling lambat 4 tahun setelah undang-undang tersebut diundangkan, justru untuk memberi pengakuan, jaminan, dan perlindungan pada anak.

Baca: Tunggakan Rusunawa Tembus Rp 32 Milliar, Ternyata yang Bermasalah Bank DKI

Menurut hakim, seorang anak yang kehilangan warga negara Indonesia karena disebabkan kelalaian dan tidak tahu mengenai undang-undang, tidak bisa dijadikan sebagai dasar pengajuan tuntutan.

Terkait pertimbangan tersebut, Gloria berkomentar tidak bisa memilih dilahirkan di mana dan siapa orangtuanya. Gloria yang mengaku tinggal di ibu kota negara, tidak tahu mengenai ketentuan undang-undang itu.

"Ini kan soal takdir, seharusnya tidak bisa dibantah gitu aja. Kita kan tidak bisa milih mau orangtuanya siapa," ucap Gloria.

Baca: Nasib Angelina Sondakh di DPR Ditentukan oleh Nazaruddin

Sebelumnya, Gloria Natapradja Hamel batal menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang bertugas pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-71 di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 17 Agustus 2016.

Gugurnya Gloria karena ternyata dia bukan warga Indonesia, melainkan berpaspor Perancis. Gloria memiliki ayah yang berkebangsaan Perancis, sementara ibunya adalah WNI. (*)

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved