SEA Games 2017

Enam Medali Emas Tak Mampu Dongkrak Posisi Indonesia

Tambahan enam medali emas pada Selasa (29/8/2017) tak mampu mendongkrak posisi Indonesia di ajang SEA Games 2017 Malaysia.

Enam Medali Emas Tak Mampu Dongkrak Posisi Indonesia
BolaSport.com/Feri Setiawan
ATLET angkat besi Indonesia, Deni, saat tampil di nomor angkat besi kelas 69 Kg pada SEA Games 2017 di Mitec, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017), dan meraih medali emas. 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Tambahan enam medali emas pada Selasa (29/8/2017) tak mampu mendongkrak posisi Indonesia di ajang SEA Games 2017 Malaysia. Dipastikan, kontingen Merah Putih tetap berada di posisi kelima.

Setelah hari ke-11 kemarin, Indonesia mengumpulkan 38 emas, 62 perak dan 89 perunggu setelah menambahkan enam emas. Namun, posisinya masih terpaut jauh di bawah capaian Singapura dengan 56 emas, 54 perak dan 73 perunggu.

Dengan hasil pengumpulan medali seperti itu, maka Indonesia harus puas tidak beranjak dari posisi lima klasemen medali di bawah Singapura yang berada di urutan keempat.

Sementara itu tuan rumah Malaysia dipastikan juara umum dengan raihan 140 emas, 90 perak dan 85 perunggu, meskipun cabang sepak bola tim tuan rumah kalah 0-1 dari Thailand dalam final.

Thailand membuntuti di urutan kedua dengan 70 emas, 87 perak dan 85 perunggu, disusul Vietnam di posisi ketiga dengan 58 emas, 50 perak dan 59 perunggu.

Indonesia pada hari ke-11 atau sehari menjelang penutupan SEA Games 2017, Selasa, mendapat tambahan enam medali emas. Keenam medali itu datang dari cabang pencak silat Wewey Wita yang memenangi kelas B putri, angkat besi 69kg putra Deni, ski air jumping putra dari Muhammad Zahidi Putu, bulu tangkis tunggal putra Jonathan Cristie, taekwondo kyorugi -63kg putra atas nama Ibrahim Zarman, serta dari angkat besi I Ketut Ariana di kelas 77kg putra.

Selain itu Indonesia juga menambahkan delapan medali perak dari ski air jumping putra Ade Pwrmana, ski air jumping putru Rossi Rusdi Amir, ski air slalom putra Indra Hardinata, ski air trick putra Dimas Ridho Suprihono, ice sjating short track 500 putra dari Steven Wiharja, pencak silat kelas E putri Pipiet Kamelia, pencak silat kelas A putra Firman, balap sepeda track 500m putri time and trial Crismonita Dwi Putri.

Begitu juga Indonesia mendapat tambahan 25 medali perunggu, yaitu dari ski air slalom putri Ummu Thoyibah Sholihah, ski air jumping putri Nur Alimah Priambodo, pencak silat kelas D putri Sarah Tria Monita, kriket tim putra, balap sepeda teack 500m putri time and trial, Santia Tri Kusuma, ski air trick putra Febrianto Kadir, ski air trick putri Nur Alimah Priambodo, bulu tangkis tunggal putra Ikhsan Maulana, bulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, pencak silat klas B putra Galang Tri Widya Putra, dan pencak silat klas C putra Hanifan Yudani Kusumah.

Selain itu, perunggu juga datang dari pencak silat klas F putra Komang Harik Adi Putra, pencak silat klas H putra Anton Yus Permana, pencak silat klas J putra Eko Febrianto, loncat indah papan 3 putri Eka Purnama Indah dan Linadini Yasmin, loncat indah papan 10m Andriyan dan Della Dinarsari Harimurti, pencak silat tunggal putri Puspa Arumsari, pencak silat regu putri, sepak bola, balap sepeda putra Keirin a.n. Muhammad Nurfathoni, balap sepeda tim pursuit putra, bulu tangkis ganda putra, Muhammad Rian Ardianto dan Fajar Alfian, squash tim putra, squash tim putri, loncat indah papan sinkro 3m Adityo Restu Putra dan Tri Anggoro Priambodo. (Aris Budiman)

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved