Pertama Kali Dalam Sejarah, Bulu Tangkis Indonesia Tidak Juara Umum di SEA Games

Merah Putih sudah dipastikan gagal menjadi juara umum untuk pertama kalinya di SEA Games sejak tahun 1977.

Pertama Kali Dalam Sejarah, Bulu Tangkis Indonesia Tidak Juara Umum di SEA Games
Warta Kota
Ilustrasi 

KUALA LUMPUR, SENIN - Bulu tangkis Indonesia sepertinya memang butuh evaluasi besar-besaran.

Merah Putih sudah dipastikan gagal menjadi juara umum untuk pertama kalinya di SEA Games sejak tahun 1977.

Dengan target meraih tiga medali emas sebagai tolak ukur minimal untuk juara umum dari total tujuh medali emas yang diperebutkan, Indonesia hanya bisa meraih maksimal dua medali emas di SEA Games 2017.

Selain medali dari beregu putra yang sudah diraih, Indonesia cuma punya kans mendapat emas di tunggal putra.

Satu-satunya wakil Indonesia, Jonatan Christie, sukses melangkah ke final usai mengalahkan wakil Vietnam, Tien Minh Nguyen 21-11, dan 21-16.

Jojo, sapaan Jonatan Christie, akan kembali bertemu wakil Thailand  Khosit Phetpradab yang melenggang ke partai pamungkas usai menekuk wakil Indonesia lainnya, Ihsan Maulana Mustofa dengan skor 21-10, dan 23-21.

Jika Jojo kalah, maka nasib Indonesia bisa jadi makin buruk karena hanya akan membawa pulang satu medali emas.

Terlepas apakah Jojo berhasil juara atau tidak, pencapaian ini boleh dibilang mengecewakan, mengingat Indonesia pernah tiga kali menyapu bersih medali emas di seluruh sektor pada SEA Games 1987, 1997, dan 2007.

Fakta tak terelakkan ini pun kian memperpanjang rekam jejak tidak memuaskan bulu tangkis Indonesia di tahun 2017 setelah beberapa bulan sebelumnya, juga untuk pertama kalinya, gagal lolos fase grup di Sudirman Cup 2017.

Dengannya demikian, juara umum bulu tangkis SEA Games 2017 akan jatuh untuk pertama kalinya ke tangan Thailand, atau Malaysia yang mendominasi babak final. (

Penulis: Banu Adikara
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help