Selasa, 2 Juni 2026

Bisnis Ujaran Kebencian

Saracen Kelompok Cerdas

Polisi menilai kelompok penyedia dan penyebar ujaran kebencian di media sosial, Saracen, adalah orang-orang cerdas.

Tayang:
FACEBOOK
Grup Facebook Saracen 

WARTA KOTA, CIKINI - Polisi menilai kelompok penyedia dan penyebar ujaran kebencian di media sosial, Saracen, adalah orang-orang cerdas.

Penilaian tersebut disematkan karena kemampuan kelompok itu bisa membaca peluang pasar, sehingga mampu menyediakan konten berita palsu yang berbau SARA.

Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, tak mudah mengorganisasikan ribuan akun media sosial dan menata para pengikut (follower) yang jumlahnya ratusan ribu.

Baca: Ini Kendala Indonesia dan Korea Selatan Bikin Pesawat Tempur Generasi 4.5

"Yang jelas tidak mungkin dilakukan orang yang kecerdasannya rata-rata. Faktanya selain bisa baca, berarti bisa tentukan pangsa pasar, kemudian topik apa yang paling top hari ini. Mana yang bisa diakumulasikan, dikapitalisasikan dengan yang mendukung pesanan tadi. Memerlukan analisa juga," tutur Pudjo saat diskusi bertajuk 'Saracen dan Wajah Medsos kita' di Cikini, Jakarta, Sabtu (26/8/2017).

Menurut Pudjo, kelompok Saracen terbilang cerdas karena menguasi teknologi informasi. Kelompok tersebut bisa meretas atau membajak akun media sosial milik orang yang memiliki pengikut banyak, sehingga menjadi pengikut mereka.

"Ketiga adalah kemampuan manajemen untuk akumulir pendukung follower,  dengan secara konstan berikan input-input, sehingga follower itu jadi betul-betul militan," katanya.

Baca: Ketua Umum PAN: Kalau Merugikan, Kita Tarik Diri dari Pansus Angket KPK

Polisi membongkar sindikat penyebar ujaran kebencian atau hate speech dan SARA melalui media sosial, Saracen.

Polisi telah menangkap tiga orang dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Jasriadi (32) yang berperan sebagai ketua, Muhammad Faizal Tanong (43) sebagai koordinator bidang media dan informasi, serta Sri Rahayu Ningsih (32) sebagai koordinator grup wilayah. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved