Warga Cibarusah Bekasi Antre Air Bersih

"Rencananya air ini untuk digunakan masak dan mandi dulu. Paling hanya bisa digunakan untuk dua-tiga hari saja," ujar Tuti.

Warga Cibarusah Bekasi Antre Air Bersih
Warta Kota/Fitiyandi Al Fajri
Ratusan warga Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi menyerbu dua truk tangki air milik Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi di kantor desa setempat, Kamis (24/8/2017). Dengan membawa jeriken dan ember, mereka antre untuk mendapatkan air bersih. 

WARTA KOTA, BEKASI - Ratusan warga Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi menyerbu dua truk tangki air milik Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi di kantor desa setempat, Kamis (24/8/2017).

Dengan membawa jeriken dan ember, mereka antre untuk mendapatkan air bersih.

"Sudah tiga hari saya belum mandi, badan terasa gatal," kata Tuti (43) warga setempat pada Kamis (24/8).

Tuti mengaku, langsung bergegas ke kantor desa begitu tahu truk tangki air milik BPBD datang ke perkampungannya.

Dengan sigap, dia membawa jeriken dan sebuah ember untuk menadah air bersih itu.

"Rencananya air ini untuk digunakan masak dan mandi dulu. Paling hanya bisa digunakan untuk dua-tiga hari saja," ujar Tuti.

Tuti menjelaskan, musim kemarau ini sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Sumur air yang berada di belakang perkarangan rumahnya telah mengering, padahal kedalamannya mencapai tujuh meter.

"Sekalipun ada, airnya juga sangat sedikit dan terasa asin jadi nggak enak kalau dipakai," jelasnya.

Camat Cibarusah, Abdul Iman mengatakan, bantuan air bersih telah diberikan sejak Rabu (23/8/2017) dengan mekanisme bergilir di tiga desa. Pada Rabu (23/8) lalu, kata dia, mobil berkapasitas 4.500 liter per unit itu memasok air bersih ke Desa Ridogalih.

Menurutnya, wilayah Cibarusah bagian timur memang kerap dilanda kekeringan setiap musim kemarau. Pemasangan sistem Water Treatment Plant (WTP) di wilayah Ridogalih dan Ridomanah pun agak sulit, sebab sinsing kali Cipamingkis pun rentan runtuh.

"Pemasangan WTP baru dilakukan di Cibarusah Kota, untuk wilayah timur belum ada," kata dia.

Iman menjelaskan, proses pendistribusian air bersih di Cibarusah dilakukan bergilir ke tiga desa. Ada tiga truk tangki air yang bertugas mengirimi air, namun tidak tiap hari tapi sepekan tiga kali. "Jarangnya kiriman pasokan air ke Cibarusah disebabkan kekeringan yang ada di Kabupaten Bekasi melanda lima kecamatan lainnya," ujarnya.

Kelima kecamatan itu adalah Cikarang Utara, Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, Cikarang Timur dan Serang Baru. Mobil pengangkut air tersebut juga dijadwalkan untuk memasok air bersih ke wilayah korban kekeringan lainnya.

Meski demikian, saat mobil pembawa air bersih datang ke Cibarusah, pihaknya akan memprioritaskan wilayah yang dianggap kekeringan paling parah, seperti Desa Ridogalih dan Ridomanah.

"Pihak swasta juga memberi bantuan air bersih. Namun karena penduduknya banyak, air yang datang maksimal 10.000 liter sampai 15.000 liter. Jadi tidak kebagian semua," katanya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help