63 Lampu LED Terangi Bantaran Ciliwung di Bukit Duri

Jalan inspeksi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, kini tak lagi gelap gulita.

63 Lampu LED Terangi Bantaran Ciliwung di Bukit Duri
Warta Kota/Feryanto Hadi
Jalan inspeksi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, kini tak lagi gelap gulita karena dipasang lampu LED. 

WARTA KOTA, TEBET -- Jalan inspeksi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, kini tak lagi gelap gulita.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan, melalui Suku Dinas Perindustrian dan Energi telah memasang 63 lampu LED (Light Emitting Diode) di sepanjang jalan tersebut.

Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi (Sudin PE) Jakarta Selatan, Suryanto, pemasangan tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat untuk mengantisipasi terjadi tindak kriminal di lingkungan mereka.

Petugas memasang lampu LED di Jalan inspeksi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.
Petugas memasang lampu LED di Jalan inspeksi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. (Warta Kota/Feryanto Hadi)

"Pemasangan tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat untuk menghindari adanya tindak pencurian dan tawuran. Proses pemasangan telah dilakukan sejak pekan lalu dan sekarang sudah selesai," kata Suryanto kepada Warta Kota, Senin (21/8).

Sementara itu, ditemui saat sedang melakukan terhadap lampu-lampu tersebut, pengawas lapangan dari Sudin PE Jakarta Selatan, Sanny Tampubolon menyatakan, masing-masing lampu yang terpasang memiliki daya 90 watt.

"Kami pasang di sepanjang jalan inspeksi sekitar hampir dua kilo meter dengan jarak per lampu antara 25 hingga 30 meter," jelasnya.

Ia menolak dikatakan pemasangan lampu-lampu itu lambat. Ia justru membandingkan dengan pemasangan lampu di jalan inspeksi Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta Timur atau di seberang kawasan Bukit Duri.

"Jalan inspeksi di sana lebih dulu jadi, sebagian lampu malah dipasang belum lama ini. Sementara, jalan inspeksi Bukit Duri baru selesai beberapa waktu lalu. Sebenarnya kami juga akan buat penerangan sementara, tapi mengingat pengadaan di dinas sudah ada, kita pasang sekalian berikut dengan utilitasnya," terangnya.

Sejumlah warga di sana mengapresiasi pemasangan lampu LED. Teguh (40), ditemui di kawasan RT08/10, bilang, jalan inspeksi itu sebelumnya cukup gelap. Lampu penerangan, kata dia, hanya terpasang di sebagian kecil kawasan.

"Ya sebagai warga saya senang. Sekarang jalanan jadi terang. Kalau sebelumnya di lokasi ini ada lampu, cuma tidak terang. Di lokasi lain malah sebelumnya tidak ada lampunya," kata dia.

Rinto (32), warga lain, menyebut, di sejumlah titik di sepanjang jalan inspeksi itu sering digunakan sebagai lokasi berkumpulnya remaja. Bahkan, di kawasan bernama Tongtek, beberapa kali sempat terjadi aksi krimimal hingga tawuran karena kondisi jalan yang gelap.

"Kalau malam anak muda pada kumpul. Pada bawa cewek juga. Di Tongtek juga pernah ada yang dijambret. Mudah-mudahan dengan kondisi yang terang seperti sekarang bisa mengurangi hal-hal negatif seperti itu," harapnya.

Suasana di jalan inspeksi itu pada waktu-waktu tertentu cukup ramai oleh warga yang beraktifitas. Pada sore hari, anak-anak memanfaatkan jalan sebagai tempat bermain. Sejumlah warga juga telah membuka usaha di tepi jalan inspeksi. Beberapa ruko baru juga tampak sedang dibangun.

Masyarakat umum, masih sedikit yang memanfaatkan jalan itu. Hal ini tampak dari jalan yang cukup lenggang. Pada jarak tertentu, jalanan itu dipasangi dengan polisi tidur. Kata seorang warga di sana, "Biar nggak dipakai buat kebut-kebutan. Karena banyak anak-anak bermain di jalan."

Hanya saja, sebagian warga memanfaatkan jalan inspeksi tersebut sebagai tempat parkir kendaraan. (fha)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help