WartaKota/

Sambut Pengunjung pada HUT RI 2017, Museum Fatahilah Berbenah

Menjelang HUT Kemerdekaan RI 2017, Museum Fatahilah yang berlokasi di Jalan Taman Fatahillah, Taman Sari, Jakarta Barat berbenah demi pengunjung.

Sambut Pengunjung pada HUT RI 2017, Museum Fatahilah Berbenah
id.wikipedia.org
Bangunan ini sekarang bernama Museum Fatahillah. Sebelumnya tercatat sebagai gedung Balai Kota Batavia (bahasa Belanda: Stadhuis van Batavia) yang dibangun pada masa kolonial Belanda (1707-1712) atas perintah Gubernur-Jendral Joan van Hoorn. 

WARTA KOTA, TAMANSARI -- Menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-72, Museum Fatahilah yang berlokasi di Jalan Taman Fatahillah, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat telah terlihat berbenah diri lebih awal untuk menyambut kedatangan pengunjung.

Pihak pengelola museum ini mengaku telah melakukan berbagai persiapan. Sebab akhir-akhir ini jumlah pengunjung pada hari-hari biasa saja bisa mencapai sekitar 15.000 orang per hari.

"Kita lebih awal saja untuk itu semua. Karena banyaknya pengunjung termasuk dari kalangan pramuka yang jumlahnya mencapai 15.000-an orang per hari. Jadi kami harus mempersiapkan pelayanan," ujar
Kordinator Pemandu Museum Fatahillah, Alex, ketika ditemui di museum ini, Rabu.

Untuk kalangan internal, Museum Fatahillah memperingati Hari Kemerdekaan dengan berbagai acara, termasuk perlombaan bagi karyawannya.

"Untuk menyambut 17 Agustus, kami sudah memasang umbul-umbul di bagian tengah dan samping museum. Kami juga mengadakan perlombaan untuk para karyawan," ujarnya.

Perlombaan ini antara lain digelar di Lapangan Futsal Bandengan dan diikuti 40-an karyawan museum."Semua ikut perlombaan yang dilakukan di Lapangan Futsal Bandengan,"tutur Alex.

Salah satu sisi Museum Fatahillah saat ini
Salah satu sisi Museum Fatahillah saat ini (Warta Kota/Dwi Julia/PK1)

Alex juga mengemukakan, pihaknya bukan tak mau menyemarakan Hari Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus. Namun Pemerintah telah menetapkan saat hari besar atau tanggal merah museum tutup.

"Bukan kita enggak mau merayakan saat 17 Agustus, tapi sudah aturan Pemerintah kalau tanggal merah atau hari besar museum tutup. Makanya kita mempersiapkannya lebih awal," katanya.

Terletak di Jalan Taman Fatahillah, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, Museum Fatahillah dinilai memiliki daya tarik khusus. Selain terletak di pusat kota, museum ini menyimpan sejarah masa kolonial atau penjajahan Belanda di tanah air.

Beberapa sumber menyebutkan, bangunan ini dulu merupakan gedung balai kota Batavia (bahasa Belanda: Stadhuis van Batavia). Ia dibangun selama lima tahun pada 1707-1712 atas perintah Gubernur-Jendral Joan van Hoorn.

Bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam, yang terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada 30 Maret 1974, bangunan ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.

Halaman
12
Editor: YB Willy Pramudya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help