WartaKota/

Ini Empat Faktor Penyebab Mengapa Perempuan Dipilih Jadi Pelaku Aksi Terorisme

Keterlibatan perempuan dalam terorisme tercatat tidak lagi hanya menjadi simpatisan, tetapi sudah ada yang menjadi perencana dan pelaku peledakan bom.

Ini Empat Faktor Penyebab Mengapa Perempuan Dipilih Jadi Pelaku Aksi Terorisme
Istimewa/FKPT Center
M Sholehuddin, Direktur Eksekutif Lembaga Daulat Bangsa (LDB) 

WARTA KOTA, BANDUNG -- Lembaga Daulat Bangsa mencatat bahwa perkembangan pola terorisme menunjukkan keterlibatan perempuan tidak lagi sebatas hanya menjadi simpatisan, melainkan sudah ada yang menjadi perencana dan pelaku aksi peledakan bom.

Hal itu dikemukakan Direktur Eksekutif Daulat Bangsa, M Sholehuddin, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Rembuk Kebangsaan: Perempuan Pelopor Perdamaian di Bandung, Jawa Barat, pertengahan pekan ini. Sholehuddin juga mengemukakan faktor penyebab mengapa gejala semacam ini muncul.

Baca: Menteri Agama Tolak Pembentukan Crisis Center Kasus First Travel, Ini Alasannya

Lembaga Daulat Bangsa (LDB) merupakan lembaga swadaya masyarakat yang banyak terlibat dalam pengkajian dan fasilitasi yang berkaitan dengan masalah sosial, ekonomi, hukum dan budaya dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.

Sholehuddin kemudian mengemukakan sejumlah temuan LDB terkait faktor penyebab kaum perempuan terlibat dalam perencanaan dan pelaku aksi peledakan bom.

Alasan pertama, menurutnya, adalah munculnya pola ikutan terhadap gejala yang terjadi terkait gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Ini yang harus kita kritisi. Saya pernah mewawancarai seorang ulama asal Mesir yang menjadi ideolog ISIS. Dia mengaku sudah tobat, tapi di Indonesia ideologi itu masih dipakai," ungkapnya.

Alasan kedua, dipilihnya perempuan menjadi pelaku terorisme, menurut Sholehuddin, karena semakin berkurangnya kaum laki-laki yang bersedia menjalani aksi tersebut akibat penindakan hukum oleh aparat keamanan.

"Menyikapi kondisi tersebut, kelompok pelaku terorisme mendorong perempuan yang sebelumnya hanya simpatisan untuk terjun menjadi pelaku," ujarnya.

Baca: Bom Panci Meledak di Bandung, Niatnya Mengebom Kafe Tapi Meledak di Kontrakan Sendiri

Halaman
12
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help