Lahannya Belum Jelas, Lelang Pengerjaan Lift Halte di Koridor 13 Sudah Dimulai

Lahan untuk pemasangan lift Halte Tranjakarta di Koridor 13 belum tersedia, tetapi lelang pengerjaan lift sudah dimulai.

WARTA KOTA, GAMBIR -- PT Transjakarta tetap mengajukan izin pembangunan 10 lift di 10 halte Transjakarta pada Koridor 13, meskipun lahannya belum tersedia. Bahkan kini prosesnya sudah masuk ke Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).

Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transjakarta, Wijanarko, mengatakan, proses perizinan pembangunan lift tetap diajukan ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Bina Marga, dan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI.

Wijanarko mengakui bahwa perizinan diajukan walau lahan yang hendak digunakan belum tersedia.

Kepala Humas PT Transjakarta, Wibowo, mengatakan, hingga pertengahan Agustus ini BPPBJ sudah mulai melelang tender proyek pemasangan lift tersebut. "Sudah masuk proses lelang sekarang," kata Wibowo ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (14/8/2017).

Pihak Transjakarta mengakui pembangunan lift di 10 titik halte di jalan layang koridor XIII Transjakarta sulit dipasangi lift karena lahannya terlalu sempit.

Rencananya lift akan dibangun di median jalan. Namun median jalan di 10 halte itu terlalu kecil, dengan rerata hanya selebar 3-3,5 meter. Padahal untuk membangun lift yang aman dan layak lahan yang dibutuhkan minimal 4 meter. 

“Belum pernah ada lift yang dibangun di tengah jalan. Lagi kita coba olah aturannya dari sisi keamanan supaya tidak salah. Kalau salah rancangan bakalan buang-buang duit makanya sedang dipertimbangkan. Sekarang sedang menunggu perizinan dari PTSP, Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya DKI,” lanjut Wijanarko.

Saat ini belum ditentukan siapa perusahaan pemenang lelang pembangunan lift. Wijanarko menyebut proses lelang sudah sampai tahap penilaian peserta.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help