Artis Cerai

Fakta Persidangan, Atalarik Ajak Teman Pria ke Rumah Saat Marwa Hamil

Hakim anggota menjelaskan bahwa menurut keterangan dari saksi penggugat (Marwa), yakni sang ibunda menjelaskan bahwa Atalarik memiliki kelainan seksua

Fakta Persidangan, Atalarik Ajak Teman Pria ke Rumah Saat Marwa Hamil
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Tsania Marwa saat mengikuti sidang cerai di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/8). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO‬‬

WARTA KOTA, CIBINONG -- Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar persidangan cerai pasangan selebritas, antara Tsania Marwa (26) dan Atalarik Syah (44), Selasa (15/8/2017).

Agenda persidangan kali ini ialah putusan pokok perkara gugatan perceraian, yang diajukan oleh wanita yang akrab disapa Marwa kepada suaminya, Atalarik Syach.

Dalam persidangan, hakim anggota menjelaskan bahwa menurut keterangan dari saksi penggugat (Marwa), yakni sang ibunda menjelaskan bahwa Atalarik memiliki kelainan seksual atau bisexual.

"Berdasarkan fakta persidangan, menurut keterangan saksi ibunda penggugat, tergugat (Atalarik) sempat membawa teman prianya atau teman sekampusnya, yang bernama Yahya kerumah ketika penggugat sedang hamil anak pertama," kata hakim anggota didalam persidangan.

"Selain itu, keterangan dari saksi juga mengatakan bahwa tergugat juga memiliki kelainan seksual, yakni memiliki kesukaan tidak hanya dengan wanita, melainkan dengan laki-laki juga," sambungnya.

Hakim anggota menambahkan, kejadian tersebut membuat Marwa pun sedih tidak kepalang, dimana ibu dua anak itu mengadukan perilaku Atalarik kepada sang ibunda.

"Keterangan dari saksi yakni ibunda penggugat, kalau penggugat menceritakan semua kejadian sambil menangis. Penggugat juga mengungkapkan dirinya sudah tidak kuat dengan pernikahannya," ucapnya.

Akan tetapi, majelis hakim tidak memasukan keterangan tersebut untuk mengambil keputusan dalam perkara perceraian Marwa dan Atalarik Syach.

"Sebelum memutuskan, bahwa majelis hakim mengesampingkan fakta persidangan dalam putusan tersebut, karena harus mencari bukti baru untuk membuktikan fakta persidangan," ujar Hakim Ketua, Drs. H. Sahrudin SH. MHI.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved