Pengendara Takut Tercebur ke Kali Sunter karena Bibir Jalan Bukit Gading Raya Ambles

Proyek yang bertujuan untuk penormalisasian sungai dan kali ini sebelumnya di jalan itu pun sempat ambrol dan dilakukan perbaikan.

Pengendara Takut Tercebur ke Kali Sunter karena Bibir Jalan Bukit Gading Raya Ambles
Warta Kota
Keretakan jalan ini, tak sedikit membuat mobil berputar arah, lantaran takut melintas di Jalan Bukit Gading Raya itu. 

WARTA KOTA, KELAPA GADING -- Proyek Karya Bakti yang digagas jajaran dari Kodam Jaya, beserta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk kedua kalinya membuat bibir jalan di Bukit Gading Raya I Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, kembali ambes.

Proyek yang bertujuan untuk penormalisasian sungai dan kali ini sebelumnya di jalan itu pun sempat ambrol dan dilakukan perbaikan.

Pantauan Warta Kota, sejumlah pengendara mobil dan motor yang melintas di Jalan Bukit Gading Raya nampak berhati-hati, menghindari retakan dan amblesnya jalan.

Belum diketahui, penyebab keteratakan dan amblesnya jalan itu, namun terlihat berhabaya apabila dilintasi.

"Sekitar hampir lima-enam bulanan retaknya bahkan ambles ya, belum juga diperbaiki," ungkap Adi Mahyasa (39), pengendara motor yang melintas di Jalan Bukit Gading itu, Senin (14/8/2017).

Saat itu, jalan ini juga sempat ambrol dan diperbaiki ya, tapi ambrol lagi.

Para pengendara mobil dan motor lewat sini juga hati-hati.

"Karena, selesai kalau jatuh ke kali. Saya saya kadang takut jika lewat sini. Tapi, akses jalan saya memang jalan ini saja. Jika lewat di Perintis Kemerdekaan, macet pak. Makanya, saya lewat jalan inspeksi di sini," katanya.

Keretakan tersebut terpantau panjang. Sekitar 20 meter lebih, dan lebar keterakan mencapai 10-30 sentimeter.

Apabila menginjak dibagian retakan jalan itu, aspal nampak sedikit goyang.

Keretakan jalan ini, tak sedikit membuat mobil berputar arah, lantaran takut melintas di Jalan Bukit Gading Raya itu.

Asman (33) yang selaku pengendara mobil mengakui takut melintasi di jalan itu.

"Mendingan mutar balik. Tahu-tahu jalannya saat itu langsung ambrol lalu saya kecemplung kali itu? Enggak deh saya takut. Mobil saya masih dicicil pak. Tolong itu jalan diperbaiki pak. Jadi Kasih tahu pemerintahnya ya jangan dicuekin begini jalan inspeksinya. Masa dibiarkan retak parah begini," katanya.

Sementara itu Lurah Kelapa Gading Barat, Suci Chyntia Pola mengakui jalan tersebut memang kembali ambrol dan belum adanya perbaikkan, yang dipertanggungjawabkan pihak BBWSCC.

"Itu ada perbaikkan pihak BBWSCC. Tapi, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara telah bersurat ke BBWSCC atau kementrian terkait. Menunggu pihak terkait memperbaiki jalan itu, sementara hanya dipasang tanggul penahan di bibir jalannya," jelasnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help