WartaKota/

Sinyal Kuat Arief-Hudaya Berpasangan di Pilkada Tangerang

Sinyal kuat Arief R Wismansyah bersanding dengan Hudaya Latuconsina pada pemilihan Wali Kota Tangerang periode 2018-2023 mulai terpantau.

Sinyal Kuat Arief-Hudaya Berpasangan di Pilkada Tangerang
Arief Wismansyah kirim sinyal kuat berpasangan dengan Hudaya Latuconsina di Pilkada Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG-Bursa calon pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Tangerang mulai bermunculan. Sinyal kuat Arief R Wismansyah bersanding dengan Hudaya Latuconsina pada pemilihan Wali Kota Tangerang periode 2018 - 2023.

Keduanya tampak mesra dalam menghadiri pemaparan visi misi yang diadakan Partai Hanura di Day Suites Hotel, Tangerang pada Minggu (13/8/2017).

Sampai batas akhir pendaftaran hanya keduanya yang resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota.

Ketua DPC Hanura Kota Tangerang, Arif Fadillah menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari pendaftaran calon dalam Pilkada 2018 mendatang.

"Ya ada dua calon yang keduanya adalah orang terbaik. Mereka adalah Pak Arief dan Hudaya," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya memastikan tahapan akan dipercepat. Sehingga rekomendasi dari DPP dapat ke luar dalam waktu dekat.

"Kami targetkan akhir Agustus ini akan ke luar siapa yang akan kami usung," ucapnya.

Sementara itu pengurus DPD Hanura Banten, Rano Alfath mengungkapkan terdapat beberapa poin penting dalam penjaringan bakal calon Wali Kota di partainya ini.

Pertama calon yang diusung harus memiliki kesamaan visi dan misi dengan Hanura, lalu terkait elektabilitas serta popularitas turut menjadi perhitungan partainya.

"Siapa pun dia harus memiliki elektabilitas dan popularitas yang bagus," kata Rano.

Menurut Rano dengan pemaparan visi misi pihaknya ingin mengetahui kesiapan calon. Artinya calon juga harus didukung Partai lain.

Poin lainnya yakni terkait kesiapan anggaran dari sang calon. Kemudian yang terakhir adalah mereka yang diusung harus dapat memberikan manfaat bagi Hanura.

"Kami tidak ingin calon hanya butuh Partai saat lima tahun sekali. Sebaliknya Hanura dipastikan totalitas dalam mendukung calon yang diusungnya, kader yang tidak patuh akan kami pecat dan dipersilahkan ke luar," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help