WartaKota/

Penampilan Peserta WACI di Jember Fashion Carnaval Pukau Pengunjung

Penampilan para peserta Wonderful Artchipelago Carnaval Indonesia (WACI) memukau ribuan penonton yang memadati 'catwalk' sepanjang 1,5 km di Jember.

Penampilan Peserta WACI di Jember Fashion Carnaval Pukau Pengunjung
kompas.com
Peserta karnaval Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) dari Provinsi Bali. WACI merupakan karnaval yang diiniasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan pertama kali digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (23/8/2014).(KOMPAS.COM/AHMAD WINARNO) 

WARTA KOTA, MATRAMAN -- Penampilan sejumlah peserta Wonderful Artchipelago Carnaval Indonesia (WACI) dari berbagai daerah memukau ribuan penonton yang memadati catwalk sepanjang 1,5 kilometer di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8) sore. 

WACI hadir dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-16 di Kabupaten JemberWACI merupakan karnaval yang diiniasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan pertama kali digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada tahun 2014.

Jember Fashion Carnaval Karnaval Busana Jember) atau sering disebut JFC merupakan even karnaval busana yang digelar setiap tahun di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Karnaval ini digagas oleh Dynand Fariz yang juga pendiri JFC Center.

Wikipedia menyebutkan, selama ini JFC diikuti 2000-an peserta yang berkarnaval selama empat hari penyelenggaraannya meliputi Kids Carnival, Artwear Carnival, Waci, dan Grand Carnival.

Mereka bekarnafal di jalan-jalan utama kota Jember disaksikan ratusan ribu penonton di kanan dan kiri jalan. Terbagi dalam 10 defile, masing-masing peserta defile mencerminkan tren busana pada tahun yang bersangkutan.

Wakil Bupati Jember A. Muqit Arief membuka kegiatan WACI kemudian diikuti peserta WACI dari Kabupaten Bondowoso yang mengusung busana Islami Nusantara, kemudian Best Situbondo Carnaval (BSC) Situbondo, Provinsi Gorontalo yang mengusung tema "MM Karawo Agensy Iksotika, Lo hulondalo" dan terakhir peserta dari Kepulauan Riau yang menampilkan kostum legenda Kerajaan Melayu.

"WACI tahun ini mengalami perkembangan dibanding tahun kemarin, terutama keikutsertaan kabupaten sekitar yakni Kabupaten Situbondo dan Bondowoso," kata Muqit Arief dalam sambutannya.

Karnaval yang dimotori Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) pimpinan Dynand Fariz ini merupakan kegiatan yang bisa mendongkrak perekonomian daerah. Diharapkan pula Kabupaten Jember mampu menjalin kerja sama di bidang ekonomi dengan daerah-daerah peserta WACI.

"Berbagai daerah berpartisipasi dalam kegiatan WACI di Jember sehingga ke depan Kabupaten Jember akan berpartisipasi dalam kegiatan serupa di kabupaten sekitar, sehingga dapat menjadi sebuah ikatan tali persaudaraan yang sangat produktif dan kerja sama nantinya," tuturnya.

Ratusan peserta dari berbagai daerah menggunakan kostum berciri khas kebudayaan masing-masing daerah, memperlihatkan keanekaragaman karnaval yang tampak dari masing-masing pakaian peserta.

Keunikan kostum yang dipadukan dengan kebudayaan masing-masing daerah terlihat menghipnosis penonton yang hadir dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-16 di Kabupaten Jember.

Tema besar JFC ke-16 ini adalah "Victory" yang berarti kemenangan JFC dalam mengukir prestasi di tingkat internasional. Kemenangan itu akan ditampilkan dalam bentuk parade 13 penghargaan yang diraih JFC.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help