WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Lahan Sangat Terbatas, Pemasangan Lift pada Koridor 13 Gagal

Pemasangan lift pada 10 titik halte di jalan layang Koridor XIII Transjakarta gagal direalisasikan gara-gara terbatasnya lahan yang tersedia.

Lahan Sangat Terbatas, Pemasangan Lift pada Koridor 13 Gagal
Warta Kota/Theo Yonathan SL
Uji Coba -- Pengguna transportasi publik menikmati uji coba gratis bus Transjakarta Koridor 13. Uji coiba ini dimanfaatkan sebagai wisata bagi warga Jakarta dan Tangerang, Minggu (13/8/2017). (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw) 

WARTA KOTA, TENDEAN -- Pembangunan atau pemasangan lift pada 10 titik halte di jalan layang Koridor XIII Transjakarta gagal terealisasi gara-gara menghadapi keterbatasan lahan.

PT Transjakarta menghadapi masalah lahan yang tersedia untuk pembangunan atau pemasangan lift pada 10 halte itu terlalu sempit.

Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transjakarta, Wijanarko, mengatakan, rencana lift akan dibangun di median jalan. Tapi median jalan pada 10 halte tersebut rata-rata hanya selebar antara 3 dan 3,5 meter.

Padahal median jalan yang diperlukan untuk membangun lift yang aman dan layak minimal harus selebar 4 meter.

“Idealnya untuk membangun lift pada median jalan membutuhkan lahan selebar empat meter. Harus dilebihkan satu meter untuk keselamatan agar tidak bersinggungan langsung dengan kendaraan," ujar Wijanarko menjawab pertanyaan wartawan, Minggu (13/8/2017).

Dia menunjuk contoh lift yang baru dibangun di CSW (Centrale Stichting Wederopbouw) sebagai lift yang aman dan layak.

Wijanarko menambahkan, meskipun menghadapi kondisi yang membuat gagal, pihaknya akan tetap mengajukan proses perizinan pembangunan lift ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Bina Marga, dan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI.

“Belum pernah ada lift yang dibangun di tengah jalan. Lagi kita coba olah aturannya dari sisi keamanan supaya tidak salah. Kalau salah rancangan bakalan buang-buang duit makanya sedang dipertimbangkan," katanya.

Sekarang, sambung Wijanarko, pihaknya sedang menunggu perizinan dari PTSP, Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya DKI.

Menurut dia, jika pemasangan lift tidak memungkinkan dilakukan di median jalan, diperkirakan ia dapat dibangun di pinggir trotoar yang letaknya tak jauh dari tangga naik.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help