WartaKota/

SBY Siapkan AHY untuk Pilpres 2024

SBY menyadari AHY belum memiliki suatu hal yang bisa ditawarkan kepada masyarakat, yang bisa dilihat lewat kegagalannya di Pilkada Jakarta lalu.

SBY Siapkan AHY untuk Pilpres 2024
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017). The Yudhoyono Institute hadir untuk menyiapkan kader-kader pemimpin masa depan, dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pada 100 tahun kemerdekaannya, Agus berharap Indonesia akan menjadi negara yang aman dan damai, adil dan sejahtera, serta maju dan mendunia. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Manuver Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai gagal di Pilkada Jakarta 2017, dilihat Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti bukan sebagai agenda kosongan belaka.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono tersebut berkeliling nusantara mulai dari Kepulauan Riau, Malang, hingga Mataram, untuk melakukan diskusi dan menjadi pembicara dengan berbagai pihak, terutama berbagi pengalaman dengan kaum muda.

AHY baru-baru ini juga meresmikan Yudhoyono Institute sebagai direktur eksekutif, serta sang ayah sebagai pemilik yang juga menyasar kaum muda.

Baca: Ada Proyek Pembuatan Pesawat Tempur, Mantan Karyawan IPTN Diharapkan Pulang Kampung

Menurut Ray Rangkuti, usaha AHY untuk mendekatkan diri dengan masyarakat itu merupakan rencana jangka panjang untuk menatap Pilpres 2024.

"Sebenarnya upaya AHY untuk mendekatkan diri dengan masyarakat itu bisa menjadi agenda tak terlacak, sama seperti Joko Widodo dengan blusukan-nya, karena dalam politik tak selamanya uang, tapi lebih penting kedekatan emosi," ulas Ray Rangkuti di markas komunitas PARA Syndicate di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

"Sebenarnya AHY berpeluang diusung SBY untuk 2019 dengan target tidak muluk. Tujuan utamanya adalah 2024. Karena jika Jokowi terpilih (lagi), maka ia tidak bisa melanjutkan (periode berikutnya), dan partai politik kini tidak memiliki sosok sebesar Jokowi lagi. AHY dipersiapkan untuk itu, SBY membaca hal tersebut," papar Ray Rangkuti.

Baca: SBY dan Prabowo Ingin Buat Gerakan Bangkitkan Moral, Oso: Memangnya Kita Tidak Bermoral? Ngawur!

Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih setuju dengan yang diungkapkan Ray Rangkuti.

Ia mengatakan, SBY menyadari AHY belum memiliki suatu hal yang bisa ditawarkan kepada masyarakat, yang bisa dilihat lewat kegagalannya di Pilkada Jakarta lalu.

"AHY saat ini juga belum memiliki ikatan dengan elemen masyarakat yang dalam hatinya mengatakan harus memilih AHY. Apalagi, masyarakat juga masih merasa ganjil dengan proses keluarnya AHY yang keluar dari TNI dalam waktu yang sangat singkat," tuturnya.

"Memang AHY dipersiapkan untuk jangka panjang," sambungnya. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help