WartaKota/
Home »

Video

Pemasangan Turap Bikin Tradisi Lomba Panjat Pinang di Pinggir Kalimalang Absen Tahun Ini

Turap yang ukurannya kurang lebih 10 meter, dikurangi panjangnya dengan cara menyesuaikan ketinggian pembatas sesuai yang dikehendaki.

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, DUREN SAWIT - "Umur saya sudah 45 tahun. Lomba panjat pinang (di Kalimalang) ada sejak saya masih SMP. Berarti sudah lebih dari 30 tahun," ujar Yati (45), warga RT 05/12 di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (12/8).

Kenangan perlombaan panjat pinang di pinggir Kalimalang masih melekat dalam ingatannya. Melihat tetangganya yang tercebur ketika berusaha meraih sepeda gunung, kipas angin ataupun mesin penanak nasi, selalu berhasil menghadirkan gelak tawa bagi dirinya.

Namun, tradisi perlombaan panjat pinang yang rutin dilakukan setiap tahunnya di sepanjang Kalimalang, Jakarta Timur, harus terputus, lantaran proyek pemasangan sheet pile (turap) yang pengerjaannya belum selesai.

Baca: Intel SBY Masih kuat, Tahu Kelemahan Prabowo

Matinya tradisi yang dilakukan secara berturut-turut selama lebih dari 30 tahun itu, didasari oleh faktor keselamatan para kontestan perlombaan. Kalimalang dianggap tak lagi bersahabat.

"Baru tahun ini enggak ada. Jadi di bawah air itu banyak reruntuhan beton sama potongan besi, takutnya kalau nyebur ke kali malah enggak aman," tutur Yati.

Turap yang ukurannya kurang lebih 10 meter, dikurangi panjangnya dengan cara menyesuaikan ketinggian pembatas sesuai yang dikehendaki. Proses pengurangan ketinggian dilakukan setelah turap terpasang di pinggir Kalimalang.

Baca: Demokrat dan Gerindra Sepakat Bekerja Sama tapi Tidak Berkoalisi

Panjang beton dikurangi dengan cara  memukul-mukul turap yang telah dipasang di pinggir kali menggunakan palu godam, sehingga reruntuhan beton beserta potongan besi jatuh ke dalam air. Hal itulah yang menyebabkan warga memutuskan untuk meniadakan perlombaan di pinggir Kalimalang.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help