WartaKota/

Gawat Kades hanya Pendidikan Lulusan SD dan SMP Kelola Dana Desa Satu Miliar per Desa

Parah. Banyak Kades yang pendidikan terakhirnya SD dan SMP. Sementara mereka dituntut mengelola anggaran yang cukup besar.

Gawat Kades hanya Pendidikan Lulusan SD dan SMP Kelola Dana Desa Satu Miliar per Desa
Warta Kota/Gede Moenanto Soekowati
Dana desa bisa dikucurkan di kawasan perkotaan misalnya di desa-desa yang berada di kabupaten di sekitar DKI Jakarta, suasana di salah satu desa di Jabodetabek. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Meski satu desa mendapatkan dana desa satu miliar rupiah per tahu, tapi tidak terjadi perubahan signifikan di sejumlah desa.

Rupanya penyelewengan dana desa lebih mengemuka dibandingkan manfaat yang bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Apalagi di lokasi-lokasi desa yang berada di perkotaan karena di sejumlah kawasan seperti kabupaten-kabupaten di sekitar DKI Jakarta, statusnya masih desa dan selalu ada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), yang menyerupai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Terkait dengan drama dana desa yang sudah dikucurkan berkali-kali ini, salah satunya terkait dengan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang terbatas, sehingga tidak bisa menyentuh kepala desa (kades), memosisikan pejabat ini sebagai aktor terbanyak korupsi anggaran desa.

Baca: Tora Sudiro Menyimpan Rapat-Rapat Penyakit yang Dideritanya Selama Ini

Anggaran desa di sini terdiri dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan catatan Indonesia Corruption Watch (ICW) dari 2016 hingga pertengahan 2017, terdapat 110 korupsi anggaran desa yang telah diproses oleh penegak hukum dan diduga melibatkan 139 pelaku. Jumlah kerugian negara yang ditimbulkan mencapai sedikitnya Rp 30 miliar.

"Dari segi aktor, 107 dari 139 pelaku merupakan Kades," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Baca: Pemasangan Turap Bikin Tradisi Lomba Panjat Pinang di Pinggir Kalimalang Absen Tahun Ini

Sisanya yaitu, 30 orang perangkat desa, dan dua orang istri Kades.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help