6.900 Miras dan 58 Pak Cerutu Ilegal Ditimbun dengan Pakaian di Koper

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea dan Cukai Jakarta Pentarto Wibowo mengatakan, 6.900 botol miras bermerek tersebut bernilai Rp 2 miliar lebih.

6.900 Miras dan 58 Pak Cerutu Ilegal Ditimbun dengan Pakaian di Koper
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Ditpolair Baharkam Polri dan Ditjen Bea Cukai Wilayah Jakarta, menggagalkan penyelundupan 6.900 botol minuman keras (miras) ilegal dan 59 pak cerutu dari Malaysia dan Singapura, Sabtu (5/8/2017) pekan lalu. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Ditpolair Baharkam Polri bersama Ditjen Bea Cukai Wilayah Jakarta, menggagalkan penyelundupan 6.900 botol minuman keras (miras) ilegal serta 58 pak cerutu dari Malaysia dan Singapura, Sabtu (5/8/2017) pekan lalu.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea dan Cukai Jakarta Pentarto Wibowo mengatakan, 6.900 botol miras bermerek tersebut bernilai Rp 2 miliar lebih.

"Secara keseluruhan mencapai Rp 2,5 miliar. Di kasus ini kami akan mencari tahu pemiliknya," ujar Pentarto, Sabtu (12/8/2017).

Baca: Ditpolair dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 6.900 Botol Miras dan 59 Pak Cerutu Ilegal

Ia mengatakan, penyelundupan dilakukan dengan cara dikemas dan dimasukkan ke koper.

"Cara mengemasnya itu dimasukkan ke dalam koper. Diikemasnya seperti barang biasa, serta diselundupkan ke kapal penumpang melalui Pelabuhan Kijang di Kepulauan Riau, Batam," ungkap Pentarto.

"Di kasus ini, petugas temui kurang lebih 500-600 koper dan termasuk tas-tas lainnya. Barang itu diselipkan dan ditimbun dengan pakaian," sambungnya. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved