WartaKota/
Home »

Depok

Video: Kata Warga Soal Rumah Safe House KPK di Cipayung, Depok

Bu Dian cuma beberapa bulan atau gak sampai setahun. Sebelumnya ada pak Abubakar yang menyewa.

WARTA KOTA, DEPOK - Nanang (53) warga pemilik warung di depan rumah yang disebut-sebut safe house atau rumah aman KPK di Jalan TPA, RT 3, RW 3, Kelurahan/Kecamatan Cipayung, Kota Depok, mengatakan sepengetahuannya sudah sekitar 3 sampai 4 tahun belakangan ini, rumah milik Yusman itu tidak berpenghuni dan tidak ada yang menyewa.

"Sekitar 3 sampai hampir 4 tahun gak ada yang sewa. Kosong. Kuncinya saya yang pegang atas mandat pemilik rumah Pak Yusman. Untuk jaga-jaga kalau ada yang mau menyewa," kata Nanang.

Baca: Bersama Miko, Anggota Pansus Angket Sambangi Safe House KPK di Depok

Menurut Nanang, penyewa terakhir adalah bu Dian, warga setempat yang bersuamikan warga negara asal Belanda.

"Bu Dian cuma beberapa bulan atau gak sampai setahun. Sebelumnya ada pak Abubakar yang menyewa. Itupun cuma sekitar 2 bulan, lalu Pak Abubakar meninggal," kata Nanang.

Nanang mengaku cukup bingung jika rumah yang dimandatkan kepadanya untuk dijaga itu, disebut-sebut safe house milik KPK.

"Gal pernah ada orang KPK atau mengaku KPK yang sewa rumah ini," katanya.

Yusman (55) pemilik rumah, saat dihubungi Warta Kota mengatakan rumahnya terakhir kali disewa tahun 2015 lalu.

"Sejak itu sampai sekarang belum ada yang sewa lagi," kata Yusman yang tinggal di rumahnya yang lain di Jagakarsa.

Menurut Yusman harga sewa rumahnya Rp 1,5 juta perbulan. Sebelum 2015 katanya ada beberapa penyewa, namun tidak sampai tahunan.

"Saya gak tahu pasti apa penyewa dari KPK atau bukan. Yang pasti saya cukup ketat ke penyewa dan identitas harus jelas. Terakhir rumah saya disewa 6 bulan oleh bu Dian, anak Pak Haji warga Cipayung, Depok juga," katanya.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help