WartaKota/

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Rumah Kontrakan di Bekasi

Seorang bandar sabu ditangkap anggota Polsek Bekasi Selatan di rumah kontrakannya di daerah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Kamis (10

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Rumah Kontrakan di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi dan jajarannya saat merilis penangkapan bandar sabu di rumah kontrakan, Jumat (11/8). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Seorang bandar sabu ditangkap anggota Polsek Bekasi Selatan di rumah kontrakannya di daerah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Kamis (10/8) malam.

Pelaku MAS (47) ditangkap bersama rekannya MM (46), kurir sabu saat sedang beristirahat di rumah.

Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi mengatakan, kasus ini terungkap berdasarkan informasi masyarakat.

Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi dan jajarannya saat merilis penangkapan bandar sabu di rumah kontrakan, Jumat (11/8).
Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi dan jajarannya saat merilis penangkapan bandar sabu di rumah kontrakan, Jumat (11/8). (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Polisi langsung bergerak cepat ke rumah kontrakan yang dihuni oleh MAS, mantan aktivitis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

"Saat digrebek, petugas menemukan satu bungkus di kantong celana MM dan beberapa bungkus sabu di atas kasur. Bila ditotal jumlahnya sekitar 10 gram," kata Dedi pada Jumat (11/8).

Dedi mengungkapkan, tersangka telah mengedarkan barang haram itu sejak enam bulan terakhir di daerah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi dan jajarannya saat merilis penangkapan bandar sabu di rumah kontrakan, Jumat (11/8).
Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi dan jajarannya saat merilis penangkapan bandar sabu di rumah kontrakan, Jumat (11/8). (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Sabu yang diterima tersangka MAS, kata dia, diperoleh dari kawannya berinisial LK asal Jakarta.

"Kami masih melacak pemasok barang itu berinisial LK di daerah Jakarta," jelas Dedi.

Kepada polisi, tersangka MAS mengaku nekat menjual sabu karena tergiur dengan pendapatannya.

Soalnya pekerjaan MAS sebagai pencari sisa bahan garmen tidak mampu mencukupi kebutuhannya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help