WartaKota/

Kisah Multatuli di Baduy Travel Mart

Baduy Travel Mart yang digelar di Lebak, November mendatang mengangkat kisah Multatuli sebagai penutur sejarah rakyat Lebak.

Kisah Multatuli di Baduy Travel Mart
twitter/@fadjroeL
Lima orang warga Baduy dalam dengan berjalan kaki selama tiga hari tiga malam menuju Istana Negara untuk memenuhi undangan Presiden Jokowi menghadiri upacara bendara dalam rangka HUT ke-70 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2015) 

WARTA KOTA, PALMERAH-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Banten akan menyelenggarakan Baduy Travel Mart pada 10 - 12 November 2017 di daerah Lebak, Jawa Barat. Baduy sebagai salah satu dari 7 Wonders Banten tentunya akan menjadi sorotan dalam acara ini.

"Diangkatnya Baduy dalam Travel Mart kali ini merupakan masukan dari pemerintah Provinsi Banten juga pemerintah kota dan kabupaten setempat yang kemudian kami sepakati dengan nama Baduy Travel Mart," ujar Rudy Indriawan, Ketua DPP ASPPI Banten saat jumpa pers di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta, pada Rabu (09/08/2017).

Selain suku Baduy, kisah mengenai Multatuli atau yang kita kenal dengan nama Douwes Dekker juga akan diangkat.

Melalui bukunya yang berjudul Max Havelaar, Multatuli menceritakan penderitaan rakyat Lebak.

Di sisi lain, para wisatawan dari Eropa sangat antusias datang ke Indonesia untuk mencari tahu lokasi rumah Multatuli

"Karena itu, lokasi rumah Multatuli juga akan menjadi salah satu bagian dalam perjalanan kami di Baduy Travel Mart agar lebih banyak yang mengenal sejarah dari Indonesia, khususnya Banten," ujar Rudy.

Museum Multatuli yang baru-baru ini didirikan dengan gaya khas suku Baduy juga ditetapkan sebagai salah satu titik lokasi dari penyelenggaraan Baduy Travel Mart. 

Rangkaian acara Baduy Travel Mart lainnya yaitu penyelenggaraan seminar bagi para pelaku pariwisata mengenai bagaimana cara berbisnis atau bekerja sama dengan pihak pemerintah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, serta pihak swasta.

Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help