WartaKota/

Cipta Cendikia Football Academy Siap Bertarung di Gothia Cup China 2017

Tahun ini Cipta Cendikia Football Academy ( CCFA ) mengikut sertakan 17 pemain usia 12 – 13 tahun.

Cipta Cendikia Football Academy Siap Bertarung di Gothia Cup China 2017
Istimewa
Cipta Cendekia Football Academy (CCFA) membawa 17 pemain usia 12 – 13 tahun dari hasil seleksi pemain hasil kompetisi Indonesia Junior Soccer League (IJSL), untuk tampil di di ajang turnament International Gothia Cup China 2017 untuk kategori B 13. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Turnamen sepak bola Gothia Cup sudah dimulai sejak tahun 1975 di Gothenburg Swedia.

Turnamen tersebut menjadi satu–satunya turnamen intenational yang di ikuti oleh lebih dari 80 negara di dunia.

Turnamen sepak bola khusus untuk pemain usia muda dan remaja disebut juga sebagai “The World Youth Cup by FIFA”.

Dengan Slogan ”Different Colors, Same World”, Gothia Cup bertujuan sebagai tempat pertemuan
anak–anak dan remaja sedunia yang dari negara, agama, warna kulit, kultur dan etnik yang berbeda.

Mulai Tahun 2016 Gothia Cup diadakan di luar Swedia yaitu di Shenyang China yang digelar dari tanggal 12–20 Agustus setiap tahun.

Tahun 2017 ini merupakan tahun pertama Indonesia mengikuti Gothia Cup China.

Cipta Cendikia Football Academy sebagai wadah untuk pelatihan sepakbola secara intensif dan
terintegrasi dengan sarana pendidikan formal, yang diperuntukan bagi para pemain sepakbola
unggulan yang terpilih melalui seleksi yang ketat dan seluruh siswa mendapatkan Beasiswa penuh,
akan mengikutsertakan para pemain berkiprah di ajang turnament International Gothia Cup China 2017.

Tahun ini Cipta Cendikia Football Academy ( CCFA ) mengikut sertakan 17 pemain usia 12 – 13 tahun.

Mereka diperoleh dari seleksi pemain hasil kompetisi Indonesia Junior Soccer League ( IJSL ).

Pemain belia Indonesia ini akan bertarung di ajang turnament International Gothia Cup CHINA 2017 untuk kategori B 13.

"Mendapatkan pengalaman bertanding di ajang International dan menambah jam terbang bermain
sepakbola merupakan tujuan kami," tutur Dede supriyadi yang menjadi Head coach dan sekaligus
direktur program Cipta Cendikia FA.

Sementara itu Manager CCFA, Bob Hippy yang juga salah seorang mantan Exco PSSI yang sangat concern ke pembinaan usia dini menyatakan, tidak ada target untuk CCFA tahun ini.

"Kami mengikuti Gothia Cup semata – mata hanya ingin memberi panggung untuk anak–anak CCFA mengasah kemampuannya dan bisa berinteraksi dengan teman–teman lain dari negara yang berbeda. Cipta Cendikia FA selalu lebih menekankan dari segi kedisiplinan, bermain dengan menjunjung tinggi sportivitas dan selalu mengedepankan Fairplay. Kemenangan bagi kami adalah bonus dari kedisiplinan anak –anak," ujar Bob Hippy.

Sementara itu Dewi Abriani salah seorang pemilik Yayasan Cipta Cendikia yang ikut mendampingi
team CCFA ke Gothia Cup China menyatakan, akan terus berupaya agar anak –anak Cipta Cendikia
FA dapat ikut serta dalam berbagai turnamen Internasional.

"Saat ini kami hanya mengirimkan kategori Usia B13, mengingat keterbatasan dana yang masih swadaya murni dari Yayasan Cipta Cendikia. Semoga ke depan ada pihak–pihak yang tertarik untuk memberikan konstribusi, mengingat mayoritas siswa cipta cendikia FA adalah anak – anak beasiswa yang berasal dari keluarga kurang beruntung," tutur dewi mengakhiri perbincangannya.

Penulis: Murtopo
Editor: murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help