WartaKota/
Home »

Depok

Angkot Hangus Terbakar Gara-gara Selang Bensin Bocor

Beruntung sejumlah penumpang berhasil keluar dari dalam angkot B 1539 UL tersebut, saat api mulai muncul dari bagian mesin.

Angkot Hangus Terbakar Gara-gara Selang Bensin Bocor
Warta Kota
Sebuah mobil angkutan perkotaan (angkot) 41 jurusan Terminal Kampung Rambutan-Bojonggede hangus terbakar di Jalan Raya Bogor, tepatnya disimpang Pal, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (10/8/2017) malam sekira pukul 21.00. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sebuah mobil angkutan perkotaan (angkot) 41 jurusan Terminal Kampung Rambutan-Bojonggede hangus terbakar di Jalan Raya Bogor, tepatnya disimpang Pal, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (10/8/2017) malam sekira pukul 21.00.

Beruntung sejumlah penumpang berhasil keluar dari dalam angkot B 1539 UL tersebut, saat api mulai muncul dari bagian mesin.

Begitu juga dengan Syarifudin, sang sopir angkot, berhasil menyelamatkan diri.

Karenanya, tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa ini. Meskipun sebagian besar bodi angkot, terutama sebelah kiri, hangus terbakar.

Akibat kejadian ini kemacetan panjang sempat terjadi di Jalan Raya Bogor dan Jalan Akses UI, Depok, sepanjang Rabu malam.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Aryanto menuturkan, pihaknya menurunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan terhadap angkot yang terbakar.

"Sebanyak 12 personel kami dengan dua mobil pemadam, tiba di lokasi sekitar 13 menit setelah kami menerima laporan kebakaran," kata Yayan.

Dalam waktu setengah jam, kata Yayan, pihaknya berhasil memadamkan api dan memastikan api tidak akan muncul kembali.

"Penyebab angkot terbakar, diketahui karena selang bahan bakar bocor, sehingga memicu api yang akhirnya membesar dan membakar bagian mesin angkot," kata Yayan.

Meski tidak ada korban jiwa dan korban luka, kata Yayan, pemilik angkot diperkirakan menderita kerugian sekitar 25 juta akibat peristiwa ini.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help