WartaKota/
Home »

Depok

Satlantas Depok Pasang Spanduk Larangan Mangkal di Jalan Margonda Bagi Ojek Online dan Angkot

Satlantas Polresta Depok memasang spanduk pemberitahuan larangan mangkal dan ngetem bagi ojek online dan angkot di beberapa titik di Jalan Margorda.

Satlantas Depok Pasang Spanduk Larangan Mangkal di Jalan Margonda Bagi Ojek Online dan Angkot
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
pemasangan spanduk larangan mangkal dan ngetem di Jalan Margonda, serta sosialisasi ke pengojek online oleh petugas Satlantas Depok, Kamis (10/8/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK - Satuan Lalu Lintas Polresta Depok memasang spanduk pemberitahuan berisi larangan mangkal dan ngetem bagi ojek online dan angkot di beberapa titik di Jalan Margonda, Kamis (10/8/2017).

Sebelumnya Satlantas Depok menegur pengemudi ojek online dan sopir angkot yang kerap mangkal dan ngetem di sepanjang Jalan Margonda Raya karena dianggap biang kemacetan.

Hal itu dikatakan Kasatlantas Polresta Depok Komisaris Sutomob kepada wartawan, Kamis (10/8/2017).

"Hari ini kami pasang spanduk larangan itu di beberapa titik di Jalan Margonda, sebelum kami terapkan tindakan tegas berupa tilang kepada ojek online dan angkot yang mangkal dan ngetem di Jalan Margonda," kata Sutomo.

Menurut Sutomo pihaknya akan mulai menerapkan sanksi tilang kepada mereka dalam satu atau dua hari ke depan.

pemasangan spanduk larangan mangkal dan ngetem di Jalan Margonda, serta sosialisasi ke pengojek online oleh petugas Satlantas Depok, Kamis (10/8/2017).
pemasangan spanduk larangan mangkal dan ngetem di Jalan Margonda, serta sosialisasi ke pengojek online oleh petugas Satlantas Depok, Kamis (10/8/2017). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kami juga masih sosialisasikan hal ini kepada para pengemudi ojek online dan sopir angkot, agar mentaati aturan. Biar semuanya tahu dulu. Setelah itu sanksi tegas kami terapkan sesuai aturan yang berlaku," kata Sutomo.

Sebelumnya, Kepolisian Resort Kota Depok menegur ratusan ojek online yang kerap berhenti dan menunggu penumpang atau mangkal di sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017).

Mereka diimbau untuk tidak lagi melakukan hal tersebut ke depannya, jika tidak ingin ditilang.

Kepala Sub Bag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus menyebutkan teguran dan imbauan ke para pengojek online dan sopir angkot yang mangkal dan kerap berhenti lama di sisi Jalan Margonda dilakukan karena keberadaan mereka di sana sudah sangat menganggu kelancaran lalu lintas.

"Setelah diberikan himbauan maka berikutnya jika masih ada ojek online yg berhenti atau menunggu penumpang di jalan raya akan ditindak tegas atau ditilang sebagaimana dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dimana dalam Pasal 287 ayat 3 tentang sanksi melanggar aturan gerakan lalu lintas atau tata cara berhenti dan parkir, dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000," papar Firdaus.

Menurutnya apa yang dilakukan pihaknya adalah dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

"Serta meningkatkan kepercayaan masyarakat atas pelaksanaan tugas Polri selaku pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, menegakan hukum dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Depok," katanya

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help