WartaKota/

Polisi Gulung Sindikat Penodong Bergolok dan Bersenpi di Tangerang

Insiden penodongan tersebut bermula pada Selasa (18/7/2017) sekitar pukul 03.30.

Polisi Gulung Sindikat Penodong Bergolok dan Bersenpi di Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Jajaran Polrestro Tangerang meringkus komplotan penodong bergolok dan berpistol pada Rabu (9/8/2017). Para pelaku yang diamankan kerap berseliweran di Taman Nobar kawasan bantaran sungai Cisadane Pasar Baru, Karawaci, Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Jajaran Polrestro Tangerang meringkus komplotan penodong bergolok dan berpistol pada Rabu (9/8/2017). Para pelaku yang diamankan kerap berseliweran di Taman Nobar kawasan bantaran sungai Cisadane Pasar Baru, Karawaci, Tangerang.

Insiden penodongan tersebut bermula pada Selasa (18/7/2017) sekitar pukul 03.30. Saat korban bersama rekannya nongkrong di pinggir Cisadane usai menutup warung angkringannya.

"Kemudian tiga pelaku berboncengan satu motor datang dengan berpura - pura meminjam korek kepada salah satu korban.

Lalu pelaku mengeluarkan golok dan menempelkannya ke korban setelah itu korban dan rekannya bersama sepeda motornya di bawa ke kawasan Tanah Gocap," ujar Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley Silalahi, pada Kamis (10/8/2017).

Selanjutnya di Tanah Gocap, Tangerang korban bersama rekannya dipukuli oleh seorang pelaku yang membawa senpi. Hingga terluka dan menakut - nakuti serta mengintimidasi korbannya.

"Setelah kejadian itu korban melaporkan ke pihak kami, atas dasar itu dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku HS, SB dan AN ditangkap jajaran Polsek Pasar Kemis kemudian dua pelaku lainnya berinisial MD pembawa golok dan AB pembawa senpi masih dalam pengejaran kepolisian," ucapnya.

Harley menambahkan pelaku berasal dari kelompok lokal Sepatan yang beraksi dengan modus menakut - nakuti korban dan membawanya ke tempat tertentu untuk di eksekusi.

"Atas perbuatannya pelaku melanggar Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun," kata Harley.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help