WartaKota/

Durian Bakar, Sajian Unik dari Grobogan

Di Grobogan, Jawa Timur, durian disajikan dengan cara unik, yaitu dibakar. Rasanya jadi lain lho.

Durian Bakar, Sajian Unik dari Grobogan
Kompas.com
Wisatawan menikmati daging buah durian Criwik di pinggir Jalan Jatirogo, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Durian Criwik adalah salah satu buah yang dihasilkan dari Desa Criwik, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Umumnya, buah durian dinikmati dengan cara dimakan langsung.

Selain itu, durian juga kerap ditambahkan dalam minuman es campur, es krim atau roti.

Namun, kali ini inspirasi terbaru menikmati durian muncul dari pemilik warung, Mas Din di kawasan Purwodadi.

Berawal dari sekadar uji coba mencari sensasi baru, Mas Din mencoba durian bakar sebagai menu pencuci mulut.

Durian lokal pun dipilih untuk mendapatkan harga yang terjangkau bagi pengunjung.

Cukup dengan Rp 35.000 hingga Rp 40.000, pengunjung dapat menikmati durian bakar ukuran sedang.

Sedangkan untuk ukuran besar, durian dibanderol seharga Rp 75.000 hingga Rp 90.000.

Untuk membuat durian bakar, pertama-tama durian yang matang dibakar di atas tungku bakar berbara dari arang.

Jika kulit luar durian sudah kehitaman merata, maka durian bakar langsung diangkat dan siap disajikan.

Cara makannya pun sama dengan cara makan durian pada umumnya.

Namun, sensasi rasa dan aroma durian bakar terasa berbeda, apalagi bagi para pencinta durian.

Bagi Anda yang sedang berkunjung atau melintas di Grobogan tak ada salahnya menyempatkan diri menikmati sensasi durian yang berbeda.

Selain memiliki menu unik, warung yang berada di jalan pusat Kota Purwodadi ini juga dikenal dengan warungnya yang menarik.

Seluruh dinding dan perabot warung terbuat dari limbah botol plastik bekas minuman yang tersusun rapi nan indah.

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help