WartaKota/
Home »

Depok

Digerayangi Sopir, Siswi SD ini Melompat dari Angkot

Siswi Sekolah Dasar di Depok ini terpaksa melompat dari angkot yang ditumpanginya karena takut dicabuli sopir angkoat yang memegangi perutnya.

Digerayangi Sopir, Siswi SD ini Melompat dari Angkot
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, DEPOK -- Seorang siswi kelas V Sekolah Dasar (SD) di Depok, D, nekat melompat dari angkutan kota (angkot) yang ditumpanginya di Jalan Tole Iskandar Sukmajaya, Depok, Rabu (9/8/2017) siang.

D nekat melompat karena takut dicabuli sopir angkot yang diketahui bernama Iwan Arianto (42), yang saat itu sempat memegangi perut D.

Saat kejadian, siswi yang mengenakan hijab itu duduk di bangku depan angkot samping sang sopir. Saat itu tak ada penumpang lain di angkot itu selain D.

Wakil Kepala Kepolisian Sektor Sukmajaya, Ajun Komisaris Syah Johan, mengemukakan bahwa warga yang melihat D melompat dari angkot langsung menolongnya.

Baca: Satlantas Depok Rangkul 60 Warga Jadi Mitra Polisi Dalam Atur Lalin

Warga kemudian mengejar sopir angkot itu begitu menerima pengakuan D bahwa bocah itu akan dicabuli sang sopir.

Dalam waktu singkat, warga berhasil membekuk sopir angkot yang kemudian menjadi bulan-bulanan massa yang marah.

Baca: Relawan Jokowi Nilai Pernyataan Ketum PKB Mengancam Presiden Tidak Sepatutnya Dilakukan

Iwan beruntung. Ia Iwan selamat dari amukan warga setelah diamankan sejumlah aparat Polsek Sukmajaya.

"Pelaku kami amankan saat berada dalam kepungan massa. Pelaku mengaku khilaf karena tiba-tiba saja ingin dan menggerayangi perutnya," kata Syah Johan, Rabu (9/8/2017).

Menurut Johan, korban hanya mengalami luka ringan pada bagian kakinya. Namun, sambungnya, keluarga tak menerima tindakan sang sopir angkot yang sudah beristeri itu terhadap D.

"Sopir angkot diketahui sudah beristri dan memiliki satu anak," kata Johan.

Namun Syah Johan mengatakan kasus ini merupakan tindak pencabulan terhadap anak, maka pihaknya melimpahkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok.

"Termasuk angkot sebagai barang bukti dan tersangka sudah kami limpahkan ke Polresta Depok," kata Johan.

Atas perbuatannya, itu kata Suah Jihan, sang sopir angkot akan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman sampai 15 tahun penjara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help