Aliran Gas Bumi Terhenti Bikin Ribuan Pelanggan Kelimpungan

Sejak setahun pemakaian, kata dia, tidak pernah ada masalah, makanya dia tidak pernah memiliki bahan bakar cadangan.

Aliran Gas Bumi Terhenti Bikin Ribuan Pelanggan Kelimpungan
Egeneration
Ilustrasi pemanfaatan gas bumi untuk keperluan rumah. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sekitar 4.700 konsumen dan pelanggan gas bumi PT Sinergi Patriot asal Rawalumbu, Kota Bekasi langsung mengalami kesulitan untuk memroduksi makanan dan minuman di rumahnya.

Sebab, aliran gas di rumahnya dihentikan operator sejak Senin (7/8/2017).

Salah seorang warga, Bratha Effendi (35) mengungkapkan, pihaknya terpaksa menggunakan kompor portable atau jinjing untuk keperluan memasak.

Kompor seharga Rp 300.000 itu digunakan untuk keperluan memasak hidangan dan memanaskan botol dot sang anak.

“Tiga anak saya masih sangat bergantung pada kompor untuk keperluan masak. Untung saya punya kompor portable yang biasa digunakan untuk berkemah,” ujar warga Blok VI, Jalan Lumbu Timur Nomor 1D, Rawalumbu, Kota Bekasi pada Rabu (9/8).

Bratha mengaku, sejak setahun terakhir, dia memang mengandalkan gas bumi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi itu.

Sejak setahun pemakaian, kata dia, tidak pernah ada masalah, makanya dia tidak pernah memiliki bahan bakar cadangan lainnya seperti tabung gas elpiji.

“Kejadian seperti ini, baru pertama kali saya rasakan, karena selama setahun terakhir dengan iuran Rp 125.000 per bulan, tidak pernah ada masalah,” jelas Bratha.

Sementara itu, warga lainnya Mangiring (41) mengeluhkan hal yang sama. Bahkan, kata wargam Narogong, Rawalumbu ini, penghentikan pasokan gas sangat meresahkan masyarakat.

“Pasokan gas bumi dari pemerintah sudah mati sejak tiga hari. Kami kesulitan untuk memasak hidangan atau keperluan lainnya yang berhubungan dengan api,” jelas Mangiring.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved