WartaKota/

Sasis Curian Dioplos dengan Mesin Mobil Bekas Kecelakaan, Lalu Dijual ke Sumatera

Kawanan pengoplos mobil curian diamankan Tim Buser Polsek Cisauk, Polres Tangerang Selatan, Rabu (9/8/2017) dini hari.

Sasis Curian Dioplos dengan Mesin Mobil Bekas Kecelakaan, Lalu Dijual ke Sumatera
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Kawanan pengoplos mobil curian diamankan Tim Buser Polsek Cisauk, Polres Tangerang Selatan, Rabu (9/8/2017) dini hari. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kawanan pengoplos mobil curian diamankan Tim Buser Polsek Cisauk, Polres Tangerang Selatan, Rabu (9/8/2017) dini hari.

Ada tiga orang yang diringkus polisi terkait kasus ini, yakni IR (49), BY (32), dan AK (40). Dari tangan para tersangka, petugas menyita tiga unit mobil hasil kejahatan yang siap dipasarakan ke wilayah Sumatera.

Kapolsek Cisauk AKP Abdul Kohar menerangkan, penadah mobil hasil curian seorang DPO berinisial NY. Saat ini masih dalam pengembangan aparat.

Baca: SBY Khawatir Pemerintah Lampaui Batas Kewenangan, Jokowi: Sangat Berlebihan

"Modusnya mereka mengawinkan sasis mobil hasil curian dengan mesin mobil bekas kecelakaan yang dilelang," ungkap Abdul saat ditemui di Mapolsek Cisauk, Tangerang Selatan, Rabu (9/8//2017).

Ia menambahkan, dengan memodifikasi mobil hasil curian yang dikawinkan dengan mesin mobil yang dilelang, para tersangka berharap memperoleh untung berlipat saat menjual kendaraan hasil kejahatan.

"Karena mesin mobil lelang itu semua surat-suratnya benar, lengkap. Tapi mobil curian kan tidak ada surat-surat, ini yang mereka kawinkan untuk mereka jual kembali sesuai harga pasaran," jelasnya.

Baca: Indra Sjafri Pasang Target Lolos Piala Dunia U-20 2019

Para tersangka mengaku sudah mengoplos mobil curian sejak enam bulan lalu. Mereka juga telah menjual empat unit mobil hasil kejahatannya ke sejumlah daerah di wilayah Sumatera.

"Bahkan mereka memasarkan lewat iklan di koran," kata Abdul.

Tersangka IR, teknisi pengoplos mobil curian mengungkapkan, dirinya memperoleh upah sebesar Rp 2,5 juta untuk satu mobil yang berhasil dikawinkan.

Baca: Jokowi Usul Mendikbud Buat Jurusan Animasi Spesialisasi Buat Meme

"Untuk satu mobil Rp 2,5 juta, itu dikerjakan sekitar empat hari, tapi tergantung kesulitan juga," terangnya.

Dari tangan para tersangka, petugas menyita sejumlah alat bukti, Di antaranya tiga unit mobil hasil curian, dua tabung gas karbit, dua blok mesin mobil, 3 STNK, BPKB, dan Buku KIR.

"Para pelaku kami jerat dengan pasal penadahan 480 KUHP juncto pasal 55, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," papar Abdul. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help