WartaKota/
Home »

Depok

Polisi Tegur Ojek Online Mangkal di Jalan Margonda

Polresta Depok menegur ratusan ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu

Polisi Tegur Ojek Online Mangkal di Jalan Margonda
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sejumlah anggota Polresta Depok menegur pengemudi ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok menegur ratusan ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017).

Mereka diimbau untuk tidak lagi melakukan hal tersebut ke depannya, jika tidak ingin ditindak tegas dengan ditilang.

Kepala Sub Bagian Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus menyebutkan teguran dan imbauan ke para pengojek online yang mangkal dan kerap berhenti lama di sisi Jalan Margonda tersebut dilakukan karena keberadaan mereka di sana sudah sangat menganggu kelancaran lalu lintas.

Sejumlah anggota Polresta Depok menegur pengemudi ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017).
Sejumlah anggota Polresta Depok menegur pengemudi ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Setelah diberikan teguran dan himbauan, maka berikutnya jika masih ada ojek online yang berhenti atau menunggu penumpang di Jalan Raya Margonda, maka akan ditindak tegas atau ditilang sebagaimana dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dimana dalam Pasal 287 ayat 3 tentang sanksi melanggar aturan gerakan lalu lintas atau tata cara berhenti dan parkir, mereka dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000," papar Firdaus, Rabu (9/8/2017).

Menurutnya apa yang dilakukan pihaknya ini adalah dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

"Juga meningkatkan kepercayaan masyarakat atas pelaksanaan tugas Polri selaku pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, menegakan hukum dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Depok," katanya.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Depok Komisarus Sutomo mengatakan selain ojek online pihaknya akan menerapkan aturan yang sama terhadap angkot yang kerap mangkal di Jalan Margonda untuk memperlamcar arua lalu lintas di sana.

"Kami akan lakukan penindakan lebih tegas lagi," kata Sutomo.

Menurut dia, cukup banyak sopir angkot yang membandel jika kedapatan mangkal cukup lama di sisi Jalan Margonda.

Sejumlah anggota Polresta Depok menegur pengemudi ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017).
Sejumlah anggota Polresta Depok menegur pengemudi ojek online yang kerap berhenti dan mangkal atau menunggu penumpang di sepanjang sisi Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (9/8/2017). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kami tertibkan dan tangkap di sini, di belakang sudah baris lagi. Nanti kita muter dan usir yang di depan, tapi di belakang ada lagi," kata Sutomo.

Kondisi ini katanya menyulitkan polisi karena pihaknya masih kekurangan personel untuk mengoptimalkan penindakan pelanggar lalu lintas.

Total personelnya kata ada seratus enam puluh personel dan dirasa masih kurang.

"Sebab tugas ke 106 personel kami ini bukan hanya di bidang penegakan hukum saja, tapi ada di bagian pengaturan lalu lintas, patwal, dan pelayanan," katanya.

Untuk menyiasatinya kata Sutomo pihaknya akan meningkatkan pengawasan di Jalan Margonda ke depannya dengan berkali-kali melakukan pengecekan.

"Dan langsung kami tilang jika kedapatan mangkal lama. Diharapkan dengan ini ada efel jera dan mereka tidak lagi berhenti lama atau mangkal di Jalan Margonda," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help