WartaKota/

Bekasi Kaji Usulan Larangan Sepeda Motor di Jalan Ahmad Yani

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pemda masih mengkaji dampak dari larangan sepeda motor di ruas Jl Ahmad Yani.

Bekasi Kaji Usulan Larangan Sepeda Motor di Jalan Ahmad Yani
Acep Nazmudin
Suasana kemacetan Jalan Ahmad Yani Bekasi karena sopir angkot demo sambil konvoi, Selasa (21/3). 

WARTA KOTA, BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi menyatakan, tidak pernah menolak usulan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan ihwal larangan sepeda motor di ruas Jalan Ahmad Yani.

Namun usulan itu, masih dipertimbangan oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pemerintah daerah masih mengkaji dampak dari larangan sepeda motor di ruas Jalan Ahmad Yani.

Meski demikian, Yayan memastikan usulan tersebut sangat sulit dilakukan karena ruas jalan tersebut sentral bisnis dan pemerintahan setempat.

“Bila Jalan Ahmad Yani dilarang untuk dilintasi kendaraan roda dua akan berisiko tinggi. Selain sentral bisnis dan pemerintahan, jalan itu juga sebagai penghubung antara wilayah utara dan selatan,” kata Yayan pada Rabu (9/8/2017).

Yayan mengungkapkan, butuh kajian yang mendalam untuk menerapkan usulan itu.

Salah satunya adalah pengalihan kendaraan roda dua yang biasa melintasi ruas Jalan Ahmad Yani.

“Kita juga harus tahu solusi kendaraan roda dua akan dialihkan kemana,” ujar Yayan.

Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) Harun Al-Rasyid menuding, wacana larangan itu ada kepentingan bisnis TransJabodetabek trayek Summarecon Bekasi-Hotel Indonesia Jakarta.

Harun melihat, tujuan BPTJ terhadap usulan itu adalah ingin memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help