Koran Warta Kota

Tersangka yang Membakar Bensin ke Tubuh Maling Amplifier Musala Masih Buron

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra mengatakan, pihaknya telah memeriksa sembilan saksi di lokasi kejadian.

Tersangka yang Membakar Bensin ke Tubuh Maling Amplifier Musala Masih Buron
Warta Kota
Penyiram bensin pada kejadian bakar massa di Babelan, Kabupaten Bekasi masih dalam pengejaran 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kepolisian Resor Metro Bekasi menetapkan dua warga Muara Bakti sebagai tersangka pelaku pengeroyokan dan pembakaran Muhammad Al Zahra alias Joya (30) pada Selasa (1/8) petang lalu. Kedua tersangka itu berinisial Su (40) dan Ma (39).

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Asep Adisaputra mengatakan, pihaknya telah memeriksa sembilan saksi di lokasi kejadian.

Pemeriksaan itu kemudian mengerucut pada tujuh pelaku. Namun dari ketujuh pelaku, polisi baru meringkus dua tersangka.

"Kedua tersangka ini ikut memukul korban dengan tangan kosong," kata Asep di kantornya, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Senin (7/8) petang.

Seperti beberapa kali diberitakan Warta Kota, Joya dikeroyok massa dan dibakar hingga tewas setelah dituduh mencuri amplifier di Musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Menurut Rojali, marbot Musala Al Hidayah, ketika hendak ditanya, Joya malah tancap gas.

Joya sempat menceburkan diri ke kali di Kampung Muara Bakti, Kecamatan Babelan. Begitu keluar dari kali, pria itu dikeroyok massa yang kemudian membakarnya hingga tewas.

Baca: Ini Wujud Amplifier Musala yang Bikin Malingnya Dibakar Massa

Kepada polisi, tersangka Su dan Ma mengaku menganiaya Joya saat keluar dari kali. Menurut keduanya, mereka nekat menganiaya karena kesal dengan ulah korban.

Perbuatan itu, kata Asep, dilakukan secara spontan karena tersulut emosi.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help