Tipu Kepala Sekolah Sebesar Rp 5 Juta, Guru Honorer Diciduk

Seorang guru honorer di Tangerang, AM (36) bersama seorang rekannya, memeras Umar Abdul Aziz, seorang kepala sekolah sebesar Rp 5 juta.

Tipu Kepala Sekolah Sebesar Rp 5 Juta, Guru Honorer Diciduk
Warta Kota/Bintang Pradewo
Guru honorer di Tangerang, AM (36) bersama seorang rekannya, memeras Umar Abdul Aziz, seorang kepala sekolah sebesar Rp 5 juta. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Bintang Pradewo

WARTA KOTA, KEMBANGAN - Seorang guru honorer di Tangerang, AM (36) bersama seorang rekannya, memeras Umar Abdul Aziz, seorang kepala sekolah sebesar Rp 5 juta.

Pelaku menipu dengan cara mengaku-ngaku sebagai Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk menakut-nakuti korban.

Kasubag Humas Polres Jakarta Barat, Kompol Purnomo mengatakan pelaku berhasil diamankan di restoran cepat saji McDonald Puri Kembangan, Jalan Puri Indah Raya, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (7/8/2018) sekitar pukul 00.30 WIB.

“Telah diamankan 2 orang laki-laki yang diduga telah melakukan penipuan sesuai dengan Pasal 378 KUHP,” kata Purnomo melalui pesan tertulisnya.

AM memeras EN, seorang kepala sekolah swasta dengan tuduhan, salah seorang guru di sekolah swasta tersebut mencabuli siswi.

Peristiwa terjadi tahun 2012 lalu. Kepada EN, AM meminta uang sebesar Rp 150 juta jika menginginkan kasus tidak diperkarakan ke meja hijau.

Karena diperas, EN melaporkan kasus ini ke Polsek Kembangan, Jakbar.

Polisi berkoordinasi dengan pihak Kejari Jakbar pun merancang sandiwara. EN diminta berpurapura akan menyerahkan sejumlah uang kepada AM.

Saat EN dan AM bertemu di salah satu restoran siap saji di Puri Kembangan sekitar pukul 22.50, AM dibekuk tim gabungam anggota Polsek Kembangan dan Kejari Jakbar.

“AM kita tangkap setelah menerima uang pancingan dari EN sebesar Rp 5 juta, " tungkap Purnomo.

Salah seorang anggota intel Kejari Jakbar, Yose Ananda yang ikut dalam penangkapan menegaskan, tidak ada nama AM sebagai anggota intel Kejari Jakbar.

“Dari identitas pelaku dia warga Jalan Kakap Raya No. 74, Karawaci Baru, Kota Tangerang. Dia mengaku sebagai guru honorer,” ujar Yose.

Saat ini EN masih dalam pemeriksaan penyidik Polsek Kembangan.

Dari tangannya polisi menyita uang hasil memeras sebanyak Rp 5 juta, dan alat kejahatan berupa telepon genggam, sebagai barang bukti.

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved