WartaKota/
Home »

Seleb

» Gosipi

Status Tersangka Ganggu Pekerjaan Acho

Acho mengaku, status tersangkanya itu membuat pekerjaannya di dunia akting terganggu. Ia juga mengatakan pengaruhnya cukup besar kepada pekerjaannya.

Status Tersangka Ganggu Pekerjaan Acho
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Muhadkly Acho ketika ditemui di Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO‬‬

WARTA KOTA, GUNUNG SAHARI -- Aktor dan komika Muhadkly Acho (33) ditetapkan menjadi tersangka perkara dugaan pencemaran nama baik, terhadap Apartemen Green Pramuka.

Acho mengaku, status tersangkanya itu membuat pekerjaannya di dunia akting terganggu. Ia juga mengatakan pengaruhnya cukup besar kepada pekerjaannya.

"Ya pasti mengganggu pekerjaan. Karena kan pekerjaan saya juga pekerja seni. Masalah ini kaitannya misal ke film, jadi udah ada jadwal syuting misal, kalau ada proses hukum kan mau tidak mau syuting dibatalkan, jadi terganggu kan kontraknya," kata Acho.

Hal itu ia katakan ketika ditemui di Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

"Kan film itu satu tim. Satu tidak bisa syuting yah semua enggak bisa syuting. Jadi terganggu kan," sambungnya.

Status tersangkanyya diakui oleh Acho mengganggunya dalam mendapatkan tawaran pekerjaan, terlebih ketika proses hukum itu berlangsung.

"Karena sewaktu-waktu saya harus dipanggil dan itu akan jadi kerugian lagi bagi pihak lain, kalau saya terima pekerjaan tapi saya harus menjalani penyidikan juga," ucapnya.

Lanjut Acho, ia berharap kasus dugaan pencemaran nama baiknya itu segera berlalu dan ia bisa melepas status tersangkanya.

"Makanya saya berharap mudah-mudahan ini cepat selesai. Saya bisa beraktivitas dan berkarya lagi, dibidang seni. Mudah-mudahan kawan-kawan saya di apartemen bisa terbantu di kasus ini, minimal suaranya didengar," ujar Acho. (*)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help