WartaKota/

Perindo Dukung Jokowi, Fadli Zon: Pemerintah Membelenggu Kebebasan Mengambil Sikap Politik

Menurutnya, sikap berbalik arah HT yang dulu mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014, belum final.

Perindo Dukung Jokowi, Fadli Zon: Pemerintah Membelenggu Kebebasan Mengambil Sikap Politik
Istimewa
Fadli Zon 

WARTA KOTA, SENAYAN - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, pihaknya tidak merasa dikhianati oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT), yang mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, sikap berbalik arah HT yang dulu mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014, belum final.

"Enggak ada (merasa dikhianati), kami pahami apa yang terjadi. Sama kecenderungan parpol lain. Memang pemerintah sekarang menurut saya cenderung untuk membelenggu kebebasan dalam mengambil sikap politik," kata Fadli di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Baca: Sudah Survei Rumah, KPAI Nilai Tsania Marwa Layak Asuh Kedua Anaknya

Fadli menyebut hal itu terlihat saat organisasi masyarakat dan aktivis yang sedikit kritis, 'ditekan'.

"Sehingga menjadikan hukum alat kepentingan menekan, atau penggalang demi jadi barisan pendukung. Ini yang kami rasakan," tutur Fadli.

Saat ditanya apa kemungkinan hal yang melatarbelakangi HT mendukung Jokowi, Fadli enggan berandai-andai.

Baca: Tsania Marwa Menangis Saat Lihat Jari-jari Kedua Anaknya Kotor

"Saya enggak tahu alasan utamanya. Walaupun kita menghargai, itu kan sikap lembaga," ujarnya.

Wakil Ketua DPR ini setuju dengan isu publik bahwa karena kasus yang menjerat HT, memaksa dirinya berubah haluan mendukung Jokowi.

"Itu persepsi yang berkembang menurut saya mewakili perasaan masyarakat, jadi belum tentu sesuai hati nuraninya," cetus Fadli.

Yang pasti Fadli menegaskan, jika Gerindra menjadi partai penguasa, tidak akan menjadikan hukum sebagai alat politik. (*)

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help