WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pemindahan Pedagang ke Gedung Baru Blok III Molor

Relokasi yang tadinya direncanakan bisa dilakukan pada bulan Juni atau Juli, kembali diundur pihak pengelola, dalam hal ini PD Pasar Jaya.

Pemindahan Pedagang ke Gedung Baru Blok III Molor
Rangga Baskoro
Sejumlah pedagang korban kebakaran Pasar Senen Blok I dan II masih bertahan berjualan di area parkir, Kamis (20/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, SENEN -- Pengerjaan gedung baru Blok III Pasar Senen sudah rampung sejak bulan Mei. Meski begitu, hingga kini pemindahan pedagan yang menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) Blok III Pasar Senen belum bisa terealisasi.

Relokasi yang tadinya direncanakan bisa dilakukan pada bulan Juni atau Juli, kembali diundur pihak pengelola, dalam hal ini PD Pasar Jaya.

Penundaan relokasi, dikatakan oleh Manager Bidang Umum dan Humas PD Pasar Jaya, Muhammad Fahri lantaran belum selesainya proses inventalisir para pedagang yang akan menempati gedung baru yang terletak tepat di belakang area TPS Blok III Pasar Senen Blok.

"Ini masalah teknis terkait pemindahan, karena dari sekian banyak pedagang, sedang kami data kembali untuk bisa masuk ke gedung baru," tutur Fahri saat dikonfirmasi Warta Kota, Kamis (3/8).

Proses pendataan, sambung Fahri, sebentar lagi mencapai tahap final. Kemudian akan berlanjut kepada tahap pengundian nomor kios secara bertahap.

"Sebentar lagi (proses) inventarisasi pedagang akan selesai. Kemudian berlanjut ke tahap pengundian untuk pedagang semi food court (makanan). Rencananya minggu depan akan diundi," ujarnya.

Gedung baru Blok III memiliki 6 lantai dimana lantai 1 sampai 4 akan dipergunakan oleh 3.400 pedagang yang menjadi korban kebakaran pada 3 tahun yang lalu. Sedangkan lantai 5 dan 6 diperuntukkan sebagai area parkir.

Sebelumnya, pada 13 Mei 2017 lalu, gedung baru Blok III direncanakan bisa dipergunakan pada bulan Juni atau Juli. Progres pengerjaannya pada saat itu masih dalam tahap finishing serta pemantauan guna memastikan kualitas gedung.

"Kami saat ini sedang melakukan cek ulang terkait fisik sebelum bisa ditempati pedagang. Kami cek pekerjaan developer terlebih dahulu. Kurang lebih kalau tidak ada halangan, Juni atau Juli pedagang bisa masuk," kata Fahri kepada Warta Kota, Sabtu (13/5) lalu. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help