Penutupan Operasional JICT, Wakapolda Metro Turun Tangan

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana menyambangi area Jakarta International Container Terminal (JICT), Koja, Jakarta Utara, Kamis (3/8/2017).

Penutupan Operasional JICT, Wakapolda Metro Turun Tangan
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana menyambangi area Jakarta International Container Terminal (JICT), Koja, Jakarta Utara, Kamis (3/8/2017). Suntana melarang keras adanya aksi penutupan operasional yang dilakukan Serikat Pekerja JICT lantaran dinilai berdampak kerugian negara. 

Laporan Wartawan Warta Kota Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, KOJA - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana menyambangi area Jakarta International Container Terminal (JICT), Koja, Jakarta Utara, Kamis (3/8/2017).

Sambangi JICT, Suntana pun melarang keras adanya aksi penutupan operasional yang dilakukan Serikat Pekerja (SP) JICT) lantaran dinilai berdampak kerugian negara.

"Tidak boleh ada penutupan operasional. Jika terus dilakukan, maka bisa dikenakan ke ranah hukum. Sementara para pekerja JICT ini boleh saja lakukan untuk rasa, namun harus dengan cara etis ya. Adakan saja mungkin bisa diskusi permasalahan antar managemen, dan seluruh steakholder. Silahkan kalau mau kumpul atau unjuk rasa. Tetapi jangan ganggu operasional," paparnya.

Selama adanya penutupan operasional ini oleh SP JICT, diakuinya akan ada pengalihan akses ekspor-impor ke Pelabuhan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Baca: Tora dan Mieke Diamankan Karena Narkotika dari Pengembangan Polisi

"Sebab hal tersebut jadi salah satu cara untuk operasional objek vital pelabuhan itu, berjalan. Maka, operasionalnya dialihkan ke pelabuhan sebelahnya (New Port Container Terminal 1 Kalibaru). Tidak berdampak signifikan adanya unjuk rasa ini sebenarnya," paparnya Suntana kembali.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved